Kamis, Juli 25, 2024

Mahasiswa KKN Tematik UNAND Dorong UMKM Tenun Nagari Tanjung Bonai Gebrak Dunia Digital

More articles

Tanah Datar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Andalas mengambil langkah konkret dalam membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tenun Nagari Tanjung Bonai, terletak di Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, untuk memasuki pasar digital. Di bawah bimbingan Jefril Rahmadoni, M.Kom, mahasiswa Universitas Andalas telah menginisiasi program edukasi pemasaran digital dengan tujuan mengangkat UMKM tersebut ke era digital yang sedang berkembang. Program ini berfokus pada Jorong Tanjung Modang, sebuah pusat tenun Batenggang yang terkenal di Banang Sahalai dan menjadi simbol dari kekhasan Lintau, Sumatra Barat. “Potensi besar dari pengembangan UMKM lokal ini menjadi alasan utama bagi para mahasiswa KKN untuk memberikan dukungan dalam hal pemasaran dan menghadapi persaingan di era digital,” ujar Ketua KKN Jodi Setiawan kepada Humas pada Jumat (9/2). Hal yang sama juga disampaikan Ketua Kelompok Tenun Dewi, mayoritas UMKM tenun di Nagari Tanjung Modang masih terbatas pada penjualan lokal di Sumatra Barat. “Maka dari itu, kehadiran pemasaran digital menjadi krusial dalam upaya memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya. Langkah pendampingan yang diambil oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Andalas mencakup pembuatan akun e-commerce seperti TikTok shop dan Shopee, serta pengelolaan akun media sosial Instagram. Upaya branding produk juga dilakukan melalui penyediaan konten infografis serta pembuatan logo khusus sentra tenun Batenggang di Banang Sahalai, yang dapat digunakan oleh para pemilik UMKM untuk mempromosikan produk tenun mereka. Mahasiswa KKN Tematik Universitas Andalas berkomitmen untuk mendukung dan memperluas inisiatif ini. “Mereka optimis bahwa program edukasi pemasaran digital akan membawa dampak positif, meningkatkan penjualan serta eksposur produk UMKM Tenun Nagari Tanjung Bonai ke pasar yang lebih luas,” ungkap Jefril. Melalui kolaborasi yang solid antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan para pemilik UMKM, diharapkannya program ini akan menjadi model inspiratif bagi UMKM di berbagai daerah, terutama di Sumatra Barat, dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital yang terus berkembang.(*)

Penulis: Wildani Saputri Sihombing – Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Andalas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest