Pulang Pisau,Metrotalenta.online—-Kepala Desa Mintin, Arbandi Lebo, memberikan penjelasan terkait keluhan masyarakat mengenai tidak berfungsinya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di desanya. Program ini dibangun sejak tahun 2022 dengan anggaran sekitar Rp440 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Pusat, namun hingga kini belum bisa dimanfaatkan oleh warga.
Dalam keterangannya kepada awak media melalui pesan WhatsApp pada Senin (22/09/2025), Arbandi menyampaikan bahwa sejak awal, pengelolaan Pamsimas sepenuhnya diserahkan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas). Pemerintah desa hanya berperan mendorong dan memfasilitasi agar program tersebut berjalan sesuai rencana.
“Pamsimas ini dibangun tahun 2022 dengan dana sekitar Rp440 juta dari DAU Pusat, tetapi sampai sekarang belum berjalan. Pemerintah desa selalu berusaha mendorong agar bisa segera diaktifkan. Namun, di lapangan ada sejumlah kendala sehingga air bersih belum bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelas Arbandi.
Ia mengungkapkan, kendala teknis dan kelembagaan masih menjadi hambatan utama bagi Pokmas dalam mengelola sarana air bersih tersebut. Meskipun begitu, pihak desa berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar permasalahan ini segera teratasi.
“Kami berharap Pokmas bisa lebih aktif karena ini program penting untuk kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa siap mendukung agar fasilitas yang sudah dibangun dengan dana besar ini benar-benar bisa digunakan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Arbandi mengajak seluruh warga Desa Mintin untuk mendukung keberlanjutan program Pamsimas. Ia menegaskan bahwa kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar sarana air bersih yang telah dibangun tidak menjadi sia-sia.
Pewarta: Saprudin







