spot_img
spot_img
BerandaDAERAHTANAHDATARPemkab Tanah Datar Perkuat Sinergi OPD dan Camat untuk Dongkrak PAD 2026

Pemkab Tanah Datar Perkuat Sinergi OPD dan Camat untuk Dongkrak PAD 2026

Tanah Datar, Metrotalenta.online — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai memfokuskan langkah untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi PAD Triwulan I Tahun 2026 sekaligus penyusunan target PAD Tahun 2027 yang digelar di Aula Eksekutif Kantor Bupati Tanah Datar, Selasa (19/5/2026).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, itu dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Tanah Datar. Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi capaian pendapatan daerah sekaligus menyamakan langkah dalam mengejar target PAD ke depan.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan seluruh OPD harus lebih serius menggali potensi pendapatan daerah serta segera melaporkan berbagai kendala yang dihadapi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bappenda).

“Seluruh OPD harus fokus menguatkan PAD dan segera menyampaikan setiap kendala yang terjadi melalui Bappenda,” kata Abdurrahman Hadi.

Ia juga meminta para camat bersama pemerintah nagari lebih aktif mengoptimalkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), mengingat sektor tersebut masih menjadi salah satu penopang penting PAD Kabupaten Tanah Datar.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, hingga pemerintahan nagari sangat diperlukan agar target PAD setiap triwulan dapat tercapai secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Bappenda Tanah Datar, Jasrinaldi, menyampaikan sejumlah strategi yang tengah dilakukan untuk meningkatkan penerimaan daerah. Di antaranya pengembangan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara daring, pengawasan melalui tapping box dan mobile banking, pemutakhiran data pajak, hingga peningkatan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kebijakan peningkatan PAD dilakukan melalui sistem pembayaran online, pengawasan pajak, koordinasi dengan instansi terkait, serta penegakan Perda Pajak dan Retribusi Daerah,” ujarnya.

Jasrinaldi juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan PAD. Beberapa di antaranya yakni belum maksimalnya penggalian potensi daerah, data pajak yang belum sepenuhnya akurat, rendahnya kepatuhan wajib pajak, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, hingga dampak bencana alam terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan sesi diskusi antara OPD dan camat terkait berbagai kendala di lapangan serta langkah strategis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan PAD Kabupaten Tanah Datar pada tahun mendatang. (hp)

Must Read
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini