Minggu, Juli 14, 2024

Lahan Pertanian Yang Terluas Untuk Wilayah Kalteng Di Pulang Pisau Dan kapuas

More articles

Pulang pisau,metrotalenta.online–kepala dinas pertanian pulang pisau,Goodfridson,,tentang Optimasi lahan rawa dalam upaya khusus,peningkatan produktivitas padi tahun 2024,menyampaikan kepada awak media,di ruangan dinas pertanian,kabupaten pulang pisau.kalimantan tengah,20/03/2024)

“Lanjut,Goodridson,” menindaklanjuti apa yang kita lakukan pada tangal 12 kami apa yang disampaikan oleh Dirjen perkebunan,diperintahkan oleh menteri pertanian sebagai penangung jawab kegiatan di kalteng,ujar Goodfridson,SP, MM. kepada awak media.

Lahan pertanian yang ada di kalteng 81,000 hektar,yang terbagi ada beberapa kabupaten,yang kemaren disampaikan oleh Dirjen,jadi yang terluas itu kapuas dan pulang pisau,ada 21,000 hektar,jadi dari hasil musyawarah kemaren kami dari dinas pertanian pulang pisau,pagi nya di ajak lagi rapat ke banjarmasin,oleh Dirjen perkebunan,memang pagi itu ada kegiatan di komisi 1111,ujarnya

“Dan berkaitan apa yang disampaikan oleh pak Dirjen ,kami sudah sepakat sehingga di banjarmasin kemaren sudah dibuat skenario,jadi angka yang ditentukan empat hari itu seperti apa langkah-langkah di lapangan jadi yang empat hari itu keinginan selesai,jadi pak Dirjen saat ni posisi di kalbar,jadi rencana kemaren hari jum,at pak Dirjen mengecek lagi kelapangan bagaimana progres,kami dari dinas merespon apa yang di inginkan dari pemerintah pusat,ujar Goodfridson.kepada awak media

‘Posisi hari ini pekerjaan nya sudah di angka 20 hektar untuk pekerjaan fisik untuk yang sisa PCL yang saya sangupi itu saya tandatangani,yang 2900 hektar kurang lebih ini pun kita usulkan ke provinsi supaya 2900 hekyar,dan sekian ratus hektar ini akan di SID oleh mereka provinsi,kerena ini kewenangan mereka,jadi sisa yang 11,000 tadi saya rapat dengan tim saya ini sudah proses yang sudah ada 5000 hektar makanya tadi saya sampaikan oleh staf tadi harus cepat dikirim,jadi dalam beberapa hari lagi kita kirim lagi 5000 hektar bertahap,ujarnya

Mudah-mudahan target ini kita teracomoder untuk dinas pertanian kabupaten pulang pisau.kerena memang pekerjaan ini dilahan petani kita harus kejar-kejaran nya begini contoh lahan kemaren di mantaren 11 yang 106 hektar itu udah panen biasanya petani beberapa bulan itu mau penanaman lagi,kerena lahan yang dikerjakan lokasinya tidak jauh dari petani yang ada,jadi kalau pengarapan lahan terlambat ahirnya terkejar sama petani nya,apa lagi kakau sudah ada tanam tumbuh itu tambah susah lagi pekerjaan nya,

“Dan teman-teman dari TNI mendampingi untuk pengawasan dilapangan,dan juga ada pembersihan saluran air di lahan pertanian itu harus,kalau saluran air tersumbat hasilnya tidak memungkinkan kerena lokasi pasang surut,bantuan pemerintah itu yang menikmati masyarakat setempat,jadi kita terima dengan baik dan bagaimana nanti proses pekerjaan nya sama-sama dalam kepengawasan nya,hasilnya ini buat masyarakat pulang pisau.kerena program dari pusat ini dari tahun 2020 dengan program foodestate ini terus dilanjutkan selalu berupaya khusus Optimasi lahan rawa jadi dimanfaatkan dengan baik jangan sia-siakan kerena bantuan juga terbatas jadi harus sering,jelasnya,”tutupnya
(SAPRUDIN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest