Sabtu, Juni 15, 2024

Kota Bukittinggi Resah Karena Kasus HIV / AIDS

More articles

 

Bukittinggi,Metrotalenta.online–Kota Bukittinggi Resah Karena Kasus HIV / AIDS,Kasus HIV AIDS mengkhawatirkan di Kota Bukittinggi. Sejak 2008, Dinkes Bukittinggi mencatat 1.064 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Linda Faroza, mengatakan, angka komulatif penemuan kasus HIV mulai 2008 sampai Desember 2022 sudah mencapai angka 1064 orang. Virus ini mendominasi pada usia 25 sampai 49 tahun.

“Kasus HIV AIDS sangat mengkhawatirkan,” kata Linda Feroza beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Linda, pada 2018 terdapat 75 kasus HIV dan 45 kasus AIDS, 2019 ada 62 kasus HIV 41 kasus AIDS, 2020 ada 34 kasus HIV 19 AIDS, 2021 ada 27 kasus HIV 16 AIDS   Disparpora Agam Sosialisasi Perda Kepada Pemilik Homestay Salingka Danau Maninjau Pada 2022 meningkat tajam dengan 63 kasus HIV dan 36 kasus AIDS. Tahun ini hingga Maret, terdapat 16 kasus HIV 6 AIDS.

“Totalnya ada 278 kasus HIV dan 163 AIDS sejak 2018. Jika dihitung dari 2008, terdapat 1064 kasus kumulatif ODHIV,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, pada 2030 global dan nasional menargetkan Ending AIDS yang dikenal dengan istilah The Three Zero.

Zero new HIV Infection (tidak ditemuan kasus HIV baru), Zero AIDS related death (tidak ada kematian akibat AIDS), Zero discrimination (tidak ada diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS).

Untuk mencapai itu, Pemko Bukittinggi saat ini tengah menyusun strategi untuk menanggulangi penyebaran HIV AIDS ini.

“Salah satu yang paling utama untuk dilaksanakan, melakukan pendalaman pendidikan berkarakter. Bagaimana pendidikan karakter bukan hanya pada materinya, tapi lebih pada kegiatannya,”.

Erman Safar menjelaskan, HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, dapat menimbulkan berbagai penyakit yang disebut AIDS. Jika tidak ditangani dengan serius maka dapat menimbulkan kematian.( Zlk)*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest