spot_img
spot_img
BerandaPulang PisauJalan Kabupaten di Desa Sei Baru Tewu Belum Tersentuh Aspal, Warga Keluhkan...

Jalan Kabupaten di Desa Sei Baru Tewu Belum Tersentuh Aspal, Warga Keluhkan Banjir dan Kerusakan Parah

Pulang pisau,metrotalenta.online—-Kondisi infrastruktur jalan di Desa Sei Baru Tewu, hingga kini masih memprihatinkan. Salah satu ruas jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 400 meter dilaporkan sudah bertahun-tahun belum tersentuh pembangunan aspal.kecamatan maliku kabupaten pulang pisau.kalimantan tengah,24/04/2026)

Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan yang masih berupa tanah. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi becek dan licin sehingga sulit dilalui, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini sangat menghambat aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang transportasi dan perekonomian desa.

“Sudah lama sekali jalan ini tidak diperbaiki. Kalau hujan, sangat sulit dilewati, bahkan sering membuat kendaraan terjebak,” ungkap beberapa warga Desa Sei Baru Tewu.

Tak hanya itu, sekitar 100 meter dari ruas jalan tersebut kerap tidak bisa dilalui saat terjadi pasang besar. Air meluap hingga menutup badan jalan, menyebabkan banjir dan menjadi kendala serius bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Akibat kondisi itu, kerusakan jalan semakin parah. Lubang-lubang di sejumlah titik semakin dalam dan membahayakan pengendara, terutama pada malam hari atau saat genangan air menutupi permukaan jalan.

Selain ruas utama di Desa Sei Baru Tewu, kondisi serupa juga terjadi pada jalan arah menuju Desa Sei Tewu yang hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal.
Ironisnya, jalan tersebut merupakan akses yang setiap hari dilalui masyarakat dari berbagai wilayah.

Hal ini dikarenakan di jalur tersebut terdapat penyeberangan feri motor menuju arah Pangkoh,sehingga arus lalu lintas cukup ramai dan menjadi jalur vital penghubung antarwilayah.

Dengan tingginya intensitas penggunaan jalan, warga menilai sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur tersebut. Jalan yang rusak dan sering tergenang tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut warga, usulan perbaikan jalan sebenarnya telah beberapa kali disampaikan melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), namun hingga saat ini belum juga terealisasi.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan, termasuk pengaspalan dan penanganan drainase agar tidak lagi tergenang saat pasang air.

Perbaikan infrastruktur jalan dinilai sangat penting, tidak hanya untuk mempermudah akses transportasi, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Warga pun berharap agar pembangunan jalan tersebut dapat segera masuk dalam prioritas program pemerintah daerah dalam waktu dekat.”Tutupnya

Pewarta:Saprudin

Must Read
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini