Pagaruyung, Metrotalenta.online – Debu tanah beterbangan di bawah terik matahari Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Suara mesin excavator meraung, memecah kesunyian perbukitan yang selama ini seolah menyimpan jarak. Namun di balik riuh alat berat itu, ada pemandangan yang jauh lebih bermakna yaitu prajurit TNI dan warga setempat bekerja berdampingan, tanpa sekat.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0307/Tanah Datar bukan sekadar proyek pembukaan jalan baru. Ia menjelma menjadi ruang pertemuan, tempat kebersamaan dirajut dalam kerja nyata.
Minggu (15/2/2026), di sisi kiri dan kanan badan jalan yang mulai terbentuk, tangan-tangan prajurit dan masyarakat bergerak serempak, merapikan bahu jalan, mengangkat sisa material, dan meratakan tanah.
Tak banyak kata terucap, namun semangat gotong royong berbicara lebih lantang. Keringat yang menetes, canda ringan di sela pekerjaan, hingga senyum yang terselip di wajah-wajah lelah, menjadi potret kemanunggalan yang sesungguhnya. Di sini, pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang rasa memiliki dan kebersamaan.
Bagi masyarakat Pagaruyung, jalan yang tengah dibuka ini menyimpan harapan besar. Ia bukan hanya lintasan tanah yang menghubungkan titik ke titik, melainkan jalur baru menuju kemudahan. Mobilitas warga diharapkan semakin lancar, hasil pertanian lebih mudah didistribusikan, dan roda ekonomi perlahan berputar lebih cepat.
TMMD kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol. Di lapangan, prajurit hadir sebagai sahabat, rekan kerja, sekaligus bagian dari denyut kehidupan desa. Jalan baru itu pun tak hanya dibangun dengan alat berat, tetapi juga dengan semangat kebersamaan yang menguatkan.
Di Pagaruyung, pembangunan hari itu bukan sekadar tentang membuka akses. Ia adalah cerita tentang jarak yang dipersingkat, tentang harapan yang dirawat, dan tentang kebersamaan yang tumbuh di atas tanah yang sama. (hp)







