Pulang pisau,metrotalenta.online–Diduga dianiaya rekan kerjanya, seorang laki-laki berinisial ZH ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Sesuai alamat KTP, ZH, merupakan warga Dusun Pandansari, Desa Papuyu III Sei Pudak, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.kalimantan tengah,30/10/2023)
Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Mada Ramadita melalui Kasi Humas, AKP. Daspin mengungkapkan, lokasi penemuan mayat itu berada
di Lahan perkebunan kelapa sawit Blok I20 Afdeling 16 Kebun 6 Estate 3 PT. Karya Luhur Sejati (KLS) yang berlokasi di Desa Papuyu III Sei Pudak,,pukul 20.44 WIB.
“Korban pertama kali ditemukan di TKP oleh karyawan PT. KLS saksi AR dan HS, dalam keadaan telah MD dengan luka terbuka pada kepala bagian belakang, posisi tertelungkup diatas tanah mengenakan kaos hitam dan celana pendek warna hitam,”ukarnya Daspin.
Selanjutnya, berdasarkan keterangan para saksi, sebelumnya saksi AR yang menjabat sebagai Asisten Afdeling 16 PT.KLS telah kehilangan 3 (tiga) orang karyawan panen yakni EI, FI dan MR, karena sampai sore hari belum kembali ke mess dan absen hasil pekerjaan.
“Sementara itu PT.KLS juga kedatangan warga dari Dusun Pandansari Desa Papuyu III Sei Pudak yang juga kehilangan anggota keluarganya yakni ZH, karena dihubungi melalui ponsel juga tidak diangkat,” tambahnya.
Maka kemudian, lanjut Daspin, para saksi bersama karyawan yang lain mencari tiga orang karyawan KLS dan korban kedalam blok lahan sambil terus menghubungi melalui nomor ponsel. Setibanya di TKP terdengar suara dering ponsel, setelah didekati ditemukan 1 buah tas slingpack berisi 1 unit HP, selanjutnya dilakukan pemeriksaan disekitar lokasi tersebut.
“Pada jarak 3 meter dari penemuan HP itu, ditemukan tubuh seseorang tertelungkup diatas tanah dengan kondisi telah MD yang tak lain adalah ZH warga Dusun Pandansari yang dicari-cari keluarganya karena blm pulang. Kemudian ditemukan barang lain berupa 1 buah tas rangsel berisi 1 buah dompet berwarna cokelat yg berisi KTP dan KIS atas nama MR. Sedangkan tiga orang karyawan belum ditemukan,” bebernya.
Untuk modus operandinya, masih kata Daspin, diduga sebelumnya telah terjadi perselisihan antara korban ZH dengan EI, FI dan MR, sehingga korban mendatangi 3 orang karyawan tersebut kelokasi kerja sampai kemudian korban ditemukan sudah dalam keadaan MD dengan luka terbuka akibat benda tajam pada kepala bagian belakang.
“Terduga pelaku yang masih dalam pencarian, yakni EI (27) Alamat KTP, Jln. Swakarya No.3 RT.008 RW.002, Kel. Pembuang Hulu II, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Prov. Kalteng, kemudian FI (22) Alamat KTP, Dusun I Gg. Warok RT.000 RW.000, Desa Pon Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara dan MR (22),Alamat KTP, Dusun Muncar RT.002 RW.003, Kelurahan Kalices, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah,” tandasnya.
Barang Bukti yang ditemukan berupa
1 helai kaos warna hitam, 1 helai celana pendek warna biru, 1 buah tas slingpack warna hitam, 1 unit HP merk Vivo Y53, 1 buah tas rangsel warna hitam, 1 buah dompet warna cokelat, 1 buah KTP atas nama MR dan 1 buah KIS yang juga atas nama MR.tutupnya
(SAPRUDIN)







