Metrotalenta.online—-Satu unit kapal speedboat milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dibakar oleh sekelompok nelayan di kawasan Pantai Muara Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat.
Kapal patroli jenis Spinner Dolphin itu sebelumnya digunakan tim PSDKP dalam patroli hari ketiga untuk menindaklanjuti dugaan penggunaan alat tangkap terlarang oleh nelayan setempat. Saat mencoba menghentikan beberapa kapal nelayan yang diduga menggunakan alat tangkap jenis pukat lampara dasar (mini trawl), salah satu kapal berhasil dicegat dan dua petugas, Pebri dan Harry, sempat melompat ke kapal nelayan untuk menyita alat tangkap yang dilarang.
Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari tokoh masyarakat tentang adanya kericuhan terkait kegiatan patroli PSDKP. “Kami langsung menurunkan personel ke lokasi. Tim berhasil mengevakuasi seluruh petugas PSDKP dan membawa mereka ke Mapolsek untuk diamankan dari potensi tindakan anarkis,” jelasnya.
Saat ini, kepolisian tengah menyelidiki motif dan pelaku pembakaran tersebut, serta menggali keterangan dari saksi di lapangan. Identitas awak kapal PSDKP yang diamankan juga telah diketahui, dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.
Insiden pembakaran speedboat patroli KKP di Pessel ini menimbulkan perhatian serius terkait penegakan hukum di wilayah laut dan potensi konflik antara nelayan dan petugas. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap motif dan pelaku pembakaran, serta mencari solusi untuk mencegah insiden serupa di masa depan. (HD)
SUMBER: (TIM BM/FR)







