SD 09 Belakang Balok Bukittinggi adakan Lomba Randai untuk Peningkatan Bukittinggi hebat

oleh -582 Dilihat

BUKITTINGGI.Metrotalenta.online — Dalam rangka upaya mewujudkan program Bukittinggi Hebat berlandaskan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah melakukan pemberlakuan kembali kurikulum Pendidikan Karakter Budaya Alam Minangkabau (PK BAM) terus dilakukan di berbagai lini. Salah satunya, upaya pembinaan generasi muda agar memahami dan mengaplikasikan landasan agama dan adat dalam aktivitas harian.

Untuk mengimplementasikan PK BAM tersebut, Pemko Bukittingi melalui SDN 09 Belakang Balok Bukittinggi, menggelar lomba randai se-Kota Bukittinggi tanggal 9-10 November 2022 yang diikuti 15 tim dari berbagai sekolah di Bukittinggi.

Menurut Endang Suryati Nengsih, S.Pd Kepala SDN 09 Belakang Balok, lomba randai antar sekolah dasar se Kota Bukittinggi itu, merupakan salah satu upaya pihaknya dalam mengimplementasikan PK BAM dimana setiap sekolah, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah tingkat menengah, untuk memperkenalkan pada seluruh siswa potensi seni budaya Minangkabau yang sangat beragam dan membanggakan.

Disebutkan, dampak era global, menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh elemen yang ada, terutama untuk membangun kepedulian dan tanggungjawab generasi muda untuk merawat, menjaga dan melestarikan seni budaya daerah, sehingga bisa menjadi tameng kokoh bagi upaya mendorong kemajuan daerah.

“ Kita berupaya mengantisipasi dampak era global, karena kemajuan tekhnologi informasi yang jika tidak diwaspadai akan berdampak pada generasimuda, termasuk mengantisipasi kecanduan gadjet dan hal-hal lain, dengan menggelar lomba randai sebagai ajang asah kemampuan dan bakat para siswa dibidang kesenian daerah Minangkabau, “ulasnya, Kamis, (10/11/2022).
Dijelaskan, lomba yang diikuti 15 group randai dari SD-MI se Kota Bukittinggi itu, mendapat respon bahkan didukung banyak pihak, terutama komite sekolah, tokoh masyarakat, walimurid bahkan warga di sekitar sekolah.

Sementara menurut Drs Maswardi,M.Pd, penggiat literasi dan sastra Kota Bukittinggi yang menghadiri acara tersebut, mengaku sangat mengapresiasi lomba yang digelar, pasalnya dengan motto literasi untuk cerdas, dimana randai merupakan salah satu bagian dari literasi. “Melalui randai lah, proses tulis-baca bisa kita tingkatkan,“ sebutnya.

Lomba randai di SDN 09 Belakang Balok Bukittinggi dibawah binaan M Azwir, Mpd, Pengawas Sekolah itu, ulas Maswardi, diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya Pemko Bukittinggi untuk mendorong seluruh siswa dan generasi muda Kota Bukittinggi untuk membekali diri dengan ilmu agama dan adat, sesuai prinsip dasar warga Minangkabau dalam menjalankan aktivitasnya.

“Kami berharap, program serupa bisa dilakukan secara intens di berbagai sekolah dan lembaga yang ada, sehingga bisa mendorong seluruh siswa dan pelajar di Kota Bukittinggi memahami, menjaga, merawat dan melestarikan seni-budaya Minangkabau, sesuai program Pemko Bukittinggi saat ini,“ tegas Maswardi lagi. ( zlk) *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.