spot_img
spot_img
BerandaPulang PisauSafari Maulid di Sebangau Mulya, Wabup Ahmad Jayadikarta: Teladani Rasulullah, Jaga Persaudaraan...

Safari Maulid di Sebangau Mulya, Wabup Ahmad Jayadikarta: Teladani Rasulullah, Jaga Persaudaraan dan Waspada Karhutla

Pulang pisau,Metrotalenta.online—-Nuansa religius dan kebersamaan terasa dalam Safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Al-Barokah, Desa Sebangau Mulya, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau,kalimantan tengah,1/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, bersama masyarakat. Safari Maulid tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ahmad Jayadikarta mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan peringatan Maulid Nabi sekadar agenda seremonial. Menurutnya, esensi utama Maulid adalah bagaimana umat Islam mampu mengambil keteladanan dari kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,”Ujarnya Ahmad Jayadikarta.

Ia menegaskan, Rasulullah SAW merupakan teladan dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, persaudaraan, kejujuran, kepedulian dan sikap saling menghormati.
Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin memperkuat persatuan serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

“Jangan sampai Maulid hanya kita peringati setiap tahun, tetapi nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah tidak kita terapkan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan,” pesan Wabup.

Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.

Tidak hanya berbicara mengenai keagamaan, Ahmad Jayadikarta juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan penting terkait ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Wabup meminta masyarakat Desa Sebangau Mulya dan seluruh warga Kecamatan Sebangau Kuala meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

Menurutnya, kondisi lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat hingga tingkat desa.

“Saya mengimbau agar selalu waspada terhadap Karhutla. Kepada perangkat desa, mari bersama-sama menjaga wilayah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Lingkungan ini milik kita bersama. Kalau terjadi kebakaran, dampaknya juga akan dirasakan bersama. Karena itu, mari kita jaga dan cegah sejak dini,” tegasnya.

Menurut Wabup, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh warga merupakan kunci dalam mengantisipasi Karhutla.

Maulid Jadi Momentum Memperkuat Silaturahmi
Rangkaian Safari Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Ahmad Zain.

Dalam tausiah tersebut, jamaah diajak untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak, sikap dan perjuangan beliau dalam menjalani kehidupan.
Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan tidak berhenti di dalam masjid, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui sikap saling menghormati, membantu sesama, menjaga persatuan serta menghindari berbagai bentuk konflik.

Safari Maulid di Desa Sebangau Mulya sekaligus memperlihatkan pentingnya kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat menjadi sarana untuk mendengar sekaligus menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan kepentingan bersama secara langsung.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mengajak masyarakat untuk membangun daerah tidak hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan memperkuat karakter, moral, persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan.”Tutupnya

Pewarta:Saprudin

Must Read
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini