Padang,metrotalenta.online—-Puncak peringatan HUT ke-9 relasipublik.com berjalan lancar dan sukses di restoran Siasso, Jalan Asahan No. 5, Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (di depan Kantor Samsat).
Pemimpin Redaksi relasipublik.com Novrianto SP, pada puncak peringatan HUT ke-9 relasipublik.com, mengatakan, terlaksananya acara karena kebersamaan dari keluarga besar media tersebut dan partisaspi positif dari berbagai pihak.
Acar juga dihadiri sejumlah pejabat sipil dan militer di daerah ini diantaranyataraPangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E. diwakili Kapendam, Kapolda Sumbar diwakili Dir Binmas,Gubernur dan Ketua DPRD Sumbar, diwakili Tenaga Ahli.
“Semuanya kita undang, Alhamdulillah meskipun diwakilkan, merespon infangn dan hadir saat puncak HUT relasi publik ini,” Kata Novrianto yang kerap dipanggil Ucok, Sabtu (12/9/2026).
Selain itu juga dihadiri Diskominfotik dan Wakil Ketua KI Sumbar, serta sejumlah organisasi kewartawanan di daerah ini juga diundang seperti JPS, SMSI, JMSI, PJKIP, Mabes Online dan lainnya.
“Kita juga mengucapkan terimakasih pada rekan-rekan pers yang meluangkan waktu untuk hadir,” ucapnya.
Sejumlah acara sudah yang dipersiapkan untuk memaknai hari bersejarah tersebut, di antaranya pemberian reward pada beberapa tokoh Yakni Rahmat Saleh, Andre Rosidae, Muslim M Yatim dan Sonny Afandi, juga berjalan sesuai scedhul acara.
“Kita memberikan reward berdasarkan berbagai penilaian dan tokoh yang dinilai tetap konsisten menjaga hubungan baik dengan pers,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan itu akan dibungkus sedemikian rupa, sehingga, mampu menunjukkan kreatifitas kepada khalayak sebagai salah satu media berpengaruh di Sumatera Barat.
Sementara itu, Pimpinan Umum PT. Media Relasi Publik, Desrimaiyanto menyatakan, banyak sejarah dalam perjuangan mendirikan sebuah media yang berbasis di Provinsi Sumatera Barat itu.
“Berbagai dinamika dan persoalan dihadapi hingga akhirnya mencapai titik dimana media relasipublik.com sudah bisa menyuarakan aspirasi sebagai kontrol sosial,” ungkapnya
“Sudah semestinya kita menyampaikan kepada publik, jikalau media kita ada dan konsisten melakukan fungsi sebagai kontrol sosial, ” tutupnya.
Acara ditutup dengan mengheningkan cipta, memanjatkan doa pada Tuhan yang maha Kuasa, agar dapat menunjukkan segera keberadaan 5 wartawan yang hilang dalam peliputan anak Krakatau.(spa)







