Inflasi Kalteng Capai 7,1 Persen, Disperindagkop Pulang Pisau Lakukan Ini

oleh -78 Dilihat

Pulang Pisau,Metrotalenta.online–Untuk menangani serta menahan laju inflasi di Kalimantan Tengah yang sudah di kisaran angka 7,1 persen, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Pulang Pisau kembali gelar Pasar Penyeimbang bertempat di halaman GPU Kota Pulang Pisau.

Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang melalui Kepala Disperindagkop, Eliezer Jaya menyampaikan, laju tingkat inflasi itu disebabkan adanya kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, sehingga harga bahan pokok ikut naik.

“Kenaikan BBM beberapa bulan yang lewat secara otomatis memberikan dampak, salah satunya harga-harga bahan pokok masyarakat ini mengalami kenaikan,” terang Eliezer, Senin (14/11/2022).

Untuk itu, lanjut ia, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melaksanakan beberapa program kegiatan, seperti pasar murah yang sudah dilakukan pada bulan September kemarin di 7 (tunjuh) Kecamatan. Kemudian ditindaklanjuti lagi dengan Pasar Penyimbang yang pertama digelar pada akhir bulan Oktober 2022.

“Selanjutnya, hari ini sampai tanggal 17 November 2022 ini kembali kita lakukan tahap kedua dengan alokasi subsidi dari pemerintah daerah sebesar 40 juta. Dengan jenis item yang dijual kepada masyarakat salah satunya berupa beras medium sebanyak 4 ton yang diambil dari petani lokal,” ungkapnya.

Masih menurut Eliezer, dalam penyediaan beras premium, pihaknya bekerjasama dengan Bulog Shop Kapuas kurang lebih disiapkan sebanyak 2,5 sampai 3 Ton. Selain itu, juga ada dua jenis ikan, yakni ikan patin dan ikan nila, gula pasir, minyak goreng, telur, LPG 3 kg sebanyak 560 tabung, bawang merah dan bawang putih.

“Kita juga melibatkan retail, baik dari Indofood maupun Indomaret. Mereka menyediakan berbagai jenis produk mie instan dengan harga di bawah harga yang ada di pasar maupun di warung,” tegasnya.

Sekali lagi dipertegas Eliezer, tujuan digelarnya program itu mengingat tingkat inflasi Kalimantan Tengah sudah di kisaran angka 7,1% dan berdasarkan data terkini diatas nasional yang hanya dikisaran 5,71 persen.

“Pasar Penyeimbang ini kita laksanakan selama 4 hari sampai tanggal 17 November 2022, sesuai instruksi Ibu Bupati Pulang Pisau. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, bisa membantu masyarakat. Selain menahan laju inflasi juga untuk menahan tingkat daya beli masyarakat,tutup nya(SAPRUDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.