spot_img
spot_img
BerandaDAERAHKAB.PASAMANDirektur RSUD Tuanku Imam Bonjol Tanggapi Pemberitaan Dugaan Kealpaan Pelayanan

Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol Tanggapi Pemberitaan Dugaan Kealpaan Pelayanan

Pasaman,metrotalenta.online—-Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol, dr. Hamdi, Sp.A, menanggapi pemberitaan mengenai “Dugaan Kealpaan Berulang di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Keluarga Pasien Minta Pelayanan Diuji Secara Terbuka.”

dr. Hamdi menyampaikan bahwa pihak manajemen RSUD Tuanku Imam Bonjol menghormati hak setiap pasien maupun keluarga pasien untuk menyampaikan keluhan, pertanyaan, maupun keberatan terhadap pelayanan yang diterima.

“Sebagai institusi pelayanan publik, RSUD Tuanku Imam Bonjol terbuka terhadap setiap kritik dan evaluasi. Setiap keluhan pasien maupun keluarga merupakan bahan penting bagi rumah sakit untuk melakukan perbaikan mutu pelayanan secara berkelanjutan,” ujar dr. Hamdi.

Menurutnya, istilah kealpaan atau kelalaian dalam pelayanan medis tidak dapat disimpulkan secara sepihak, melainkan harus dibuktikan melalui proses penelaahan dan pemeriksaan secara objektif.

Penilaian tersebut, kata dia, harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari rekam medis, kronologi pelayanan, standar operasional prosedur (SOP), kompetensi tenaga kesehatan, hingga kondisi klinis pasien ketika pelayanan diberikan.

“Oleh karena itu, RSUD Tuanku Imam Bonjol tidak ingin memberikan penilaian sepihak maupun menyimpulkan adanya kelalaian hanya berdasarkan pemberitaan atau persepsi dari salah satu pihak,” tegasnya.

Terkait kasus yang diberitakan, manajemen rumah sakit telah melakukan penelusuran internal terhadap rangkaian pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Apabila dalam proses evaluasi ditemukan hal-hal yang masih perlu diperbaiki, pihak rumah sakit memastikan akan melakukan perbaikan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, terkait administrasi kepesertaan JKN dan proses pelayanan lanjutan pasien, pihak rumah sakit juga akan melakukan verifikasi terhadap alur pelayanan dan administrasi yang berlangsung pada saat kejadian.

“Apabila ditemukan kendala administratif, hal tersebut akan menjadi evaluasi bagi unit terkait agar tidak terulang kembali,” jelas dr. Hamdi.

Ia menegaskan bahwa kepentingan dan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama RSUD Tuanku Imam Bonjol.

Rumah sakit, lanjutnya, akan terus memberikan pelayanan sesuai indikasi medis, ketentuan JKN, standar pelayanan rumah sakit, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Bagi kami, kritik bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Kritik justru menjadi bagian dari proses memperbaiki pelayanan,” katanya.

dr. Hamdi menambahkan, RSUD Tuanku Imam Bonjol berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, transparansi, serta akuntabilitas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Pasaman.

“Komitmen kami adalah terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit,” pungkasnya.(jt)

Must Read
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini