Dinas Kebudayaan Sawahlunto Zoom Meeting Terkait Rehabilitasi GPK Yang Terbakar Bersama UNESCO Dan Pihak Terkait Lainya

oleh -169 Dilihat

Sawahlunto,Metrotalenta.online–Pasca terbakarnya Gedung Pusat Kebudayaan (Societeit Gluck Auf) Kota Sawahlunto (Kamis 3 November 2022) Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto segera melakukan koordinasi dengan pihak – pihak yang berkepentingan terkait keberadaan cagar budaya yang telah diakui UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia.

Adapun Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) yang terbakar tersebut awalnya bernama Societeit Glück Aüf dibangun tahun 1910 oleh Belanda sebagai tempat pertemuan, bersosialisasi dan berhibur sesama bangsa Eropa di Sawahlunto.

Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, bangunan ini dijadikan sebagai Gedung Pertemuan Buruh (GPB) Perusahaan Tambang Batubara Ombilin dan pernah difungsikan sebagai Kantor Cabang Bank Dagang Negara (BDN) . Sejak tanggal 1 Desember 2006 diresmikan sebagai Gedung Pusat Kebudayaan (GPK).

Kepala bidang peninggalan bersejarah Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, Rahmat Gino saat di konfirmasi awak media menuturkan, begitu mendapat informasi musibah yang menimpa GPK tersebut , Disbud Sawahlunto segera berkoordinasi dengan pihak UNESCO , ICOMOS, Kemendikbud ristek dan BPCB dimana pihak BPCB Sumbar langsung mendatangi kota Sawahlunto untuk melihat kondisi kebakaran yang tengah berlangsung .

“Selanjutnya Pemerintah Kota Sawahlunto dan Dinas Kebudayaan melakukan rapat koordinasi melalui zoom meeting dengan pihak Kemendikbudristek, UNESCO Jakarta, ICOMOS, BPCB, Ahli Cagar Budaya, dan Managemen Khas Ombilin hotel” kata Gino.

Lebih lanjut Rahmat Gino menuturkan bahwa pihak terkait akan melakukan langkah-langkah penanganan bencana cagar budaya (Heritage Emergency Response) diantaranya , membentuk tim gabungan (pihak terkait dan relawan) untuk pengukuran DED gedung yang terbakar.

Setelah itu tim akan melakukan pengukuran dan gambar ulang DED seperti bentuk semula untuk analisa rehabilitasi serta penghitungan dana yang dibutuhkan untuk rehabilitasi nantinya, terang Gino.

*Marjafri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.