spot_img
spot_img
BerandaPulang PisauCamat Kapuas Barat Riza: Sinergi 11 Pemerintah Desa Jadi Kunci Percepatan Penurunan...

Camat Kapuas Barat Riza: Sinergi 11 Pemerintah Desa Jadi Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Kapuas,Metrotalenta.online—-Pemerintah Kecamatan Kapuas Barat terus memperkuat sinergi bersama seluruh pemerintah desa dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Kecamatan Kapuas Barat yang membawahi 11 desa terus didorong untuk menjalankan program pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu agar target pemerintah dalam menekan angka stunting dapat tercapai.

Hal tersebut disampaikan Camat Kapuas Barat, Riza, saat diwawancarai sejumlah awak media, termasuk Metro Talenta, di ruang kerjanya,15/07/2026).

Dalam wawancara tersebut, Riza menjelaskan bahwa koordinasi dengan seluruh kepala desa terus dilakukan secara rutin. Setiap desa diberikan ruang untuk mengusulkan program sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakatnya, sehingga pelaksanaan kegiatan benar-benar tepat sasaran.

“Alhamdulillah, dari 11 desa yang ada di Kecamatan Kapuas Barat, hampir seluruhnya telah memperoleh kegiatan sesuai usulan yang disampaikan. Program yang dijalankan menyesuaikan kebutuhan masing-masing desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,”Ujarnya Riza.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pendataan dan pemantauan tenaga kesehatan melalui Puskesmas, masih terdapat beberapa desa yang memiliki kasus stunting. Namun kondisi tersebut terus menjadi perhatian pemerintah kecamatan melalui pembinaan, monitoring, dan evaluasi bersama pemerintah desa.

Menurutnya, pemerintah kecamatan berperan sebagai koordinator yang memastikan seluruh desa menjalankan program pencegahan stunting secara maksimal, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung pelayanan Posyandu, pemberian makanan tambahan bagi balita, peningkatan gizi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kepada keluarga.

“Peran kami di kecamatan adalah melakukan monitoring, koordinasi, dan mendorong pemerintah desa agar memanfaatkan Dana Desa untuk mendukung kegiatan Posyandu dan program kesehatan masyarakat. Kami ingin seluruh desa memiliki komitmen yang sama dalam menurunkan angka stunting,”jelasnya.

Riza menambahkan, keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Mulai dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para orang tua harus memiliki kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak sejak dalam kandungan.

Ia menilai edukasi mengenai pola asuh yang baik, pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi, sanitasi lingkungan yang sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah penting dalam mencegah munculnya kasus stunting baru.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga terus melakukan koordinasi lintas sektor dengan Puskesmas dan instansi terkait untuk memastikan seluruh program berjalan secara berkesinambungan. Dengan sinergi tersebut, diharapkan penanganan stunting di seluruh 11 desa dapat berjalan lebih efektif dan angka stunting terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Di akhir wawancara, Riza berharap komitmen seluruh pemerintah desa tetap terjaga sehingga pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas dapat terwujud di Kecamatan Kapuas Barat.

“Apabila seluruh pihak tetap bersinergi dan bekerja sama, saya optimistis target penurunan stunting dapat tercapai. Mari kita bersama-sama mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kecamatan Kapuas Barat,”Tutupnya.

Pewarta: Saprudin

Must Read
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini