Pasaman Barat,Metrotalenta,online.– Bupati Pasaman Barat H. Yulianto mengapresiasi Tanoto Foundation dalam Program Penanganan Stunting di Pasaman Barat atas komitmennya yang selama ini mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Pasaman Barat
Dukungan kerjasama tersebut ini sudah lama terjalin sejak 2021 hingga saat ini,” ujar Bupati Pasaman Barat H. Yulianto saat pertemuan Tanoto Foundation Program Penanganan Stunting di Pasaman Barat yang berlangsung di Aula rumah dinas Bupati pada Selasa ( 3/11/2026)
Menurut Bupati Pasaman Barat H. Yulianto bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah, mitra pembangunan, tenaga kesehatan dan juga masyarakat
Diketahui berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia ( SKI) prevalensi balita stunting di Pasaman Barat tercatat 26,6 persen pada 2024 . Sementara berdasarkan data electronic pencatatan dan pelaporan gizi berbasi masyarakat ditahun 2026,
prevalensi stunting tercatat sebesar 10,5 persen
Hal ini tentunya menjadi tugas besar bersama untuk memastikan seluruh anak di Pasaman Barat mendapatkan asupan gizi yang baik dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta pola pengasuhan yang tepat. Upaya ini harus terus di perkuat agar penanganan stunting berjalan optimal,” sebutnya
Oleh sebab itu, sambung Bupati Pasaman Barat H. Yulianto dalam penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, hingga tingkat nagari dan jorong,” ulasnya
Sementara itu ,Kepala Bappelitbangda Pasaman Barat Joni Hendri menyebut, bahwa percepatan penurunan stunting dilaksanakan melalui penguatan aksi konvergengsi lintas sektor dan komunikasi perubahan sosial dan prilaku
Tentunya, dengan aksi konvergengsi, berbagai program oleh OPD dalam diintegrasikan agar intergengsi pencegahan penanganan stunting dapat terjangkau,” sebutny
Regional Lead Tanoto Foundation , Medi Yusva juga mengatakan, kolaborasi dengan Pemerintah Pasaman Barat merupakan langkah strategis untuk memastikan intervensi pencegahan dan penurunan
stunting berjalan secara berkelanjutan, terintegrasi dan tepat sasaran,
Dari itu, mengakhiri sambutanya dalam keberhasilan penanganan stunting di Pasaman Barat diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” pungkasnya (bud)






