Kalimantan Tengah,metrotalenta.online—Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah kabupaten kembali menimbulkan dampak bagi masyarakat.kalimnatan tengah,20/09/2026)
Asap tebal yang ditimbulkan membuat jarak pandang terganggu dan kualitas udara di sejumlah kawasan menjadi perhatian.
Dari pantauan awak media Metrotalenta, masyarakat di wilayah terdampak mulai merasakan langsung dampak kabut asap.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi udara yang tidak nyaman, bahkan ada yang mengaku mengalami sesak napas setelah terpapar asap.
Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin khawatir, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap asap.Aktivitas di luar rumah juga menjadi terganggu karena udara dipenuhi asap dan jarak pandang menurun.
Selain berdampak terhadap kesehatan, kabut asap juga mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Karhutla yang tidak segera ditangani juga berpotensi memperluas sebaran asap ke wilayah lain, tergantung arah angin dan kondisi cuaca. Karena itu, penanganan titik api secara cepat menjadi sangat penting.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait meningkatkan patroli, pemantauan titik api, serta mempercepat proses pemadaman di lokasi yang masih terbakar. Upaya pencegahan juga perlu diperkuat agar kebakaran tidak terus berulang setiap tahun.
Awak media Metrotalenta akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan karhutla dan kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap di wilayah Kalimantan Tengah.
Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan atau sesak napas disarankan segera mencari tempat dengan udara yang lebih bersih dan mendapatkan pertolongan medis apabila keluhan semakin berat.
Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari karhutla, sementara penanganan dan pencegahan tidak dilakukan secara maksimal.”Tutupnya
Pewarta:Saprudin







