Pasaman,metrotalenta.online—-Keluarga Almarhum Good and Happy Rajo Gadumbang mengaku Kecewa terhadap Pelayanan yang diberikan oleh Instalasi Gawat Darurat ( IGD ) Puskesmas Cubadak, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman.
Keluarga menilai penanganan KegawatDaruratan yang diberikan kepada almarhum diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur ( SOP ) yang berlaku.
Menurut keterangan Martin, salah seorang keluarga almarhum, Good and Happy Rajo Gadumbang mengalami sesak napas secara mendadak di kediamannya di wilayah Silang Empat pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Menyadari kondisi yang dianggap darurat, pihak keluarga segera membawa pasien ke Puskesmas Cubadak yang berada di Simpang Kalam.
“Pasien tiba di Puskesmas sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu hanya ditangani oleh dua orang perawat yang sedang bertugas. Dokter jaga yang bertanggung jawab di IGD tidak berada di tempat,” ujar Martin.
Keluarga menyebutkan bahwa almarhum tidak mendapatkan penanganan langsung dari dokter. Setelah dilakukan tindakan awal oleh perawat, pasien kemudian dirujuk ke Rumah lo Sakit Ibnu Sina Panti.
Namun, setibanya di rumah sakit tersebut, menurut pihak keluarga, pasien hanya menjalani pemeriksaan untuk memastikan kondisinya dan dinyatakan telah meninggal dunia.
Atas kejadian tersebut, keluarga mempertanyakan keberadaan dokter jaga saat pasien berada di IGD Puskesmas Cubadak. Mereka juga meminta penjelasan terkait prosedur penanganan pasien dalam kondisi darurat yang diterapkan di fasilitas kesehatan tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Puskesmas Cubadak melalui pesan WhatsApp pada 6 Juni 2026. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi.
Selain itu, sejumlah warga yang ditemui media ini mengaku pernah mendengar adanya keluhan terkait pelayanan di IGD Puskesmas Cubadak. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan Verifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Puskesmas Cubadak belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan ketidakhadiran dokter jaga maupun tudingan pelanggaran SOP dalam penanganan pasien gawat darurat tersebut.
( Redaksi akan memperbarui berita ini apabila pihak Puskesmas Cubadak memberikan hak jawab atau klarifikasi resmi.)







