Jakarta, Metrotalenta.online — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengekspose manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Selasa (5/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan SDM aparatur berjalan terencana, terukur, dan berbasis kompetensi.
Bupati Tanah Datar Eka Putra yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan, manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam membangun tata kelola ASN yang profesional sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Manajemen talenta ini sangat penting dalam mendukung tata kelola ASN yang lebih baik dan berdampak pada pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut dia, penerapan sistem tersebut juga berkontribusi terhadap efisiensi anggaran melalui penempatan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kepala BKPSDM Tanah Datar, Yusrizal, menambahkan, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah, antara lain pemetaan potensi ASN, pengembangan kompetensi, serta penempatan pegawai berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
“Ekspose ini menjadi momentum untuk memperoleh masukan dari BKN guna penyempurnaan sistem yang telah berjalan,” kata Yusrizal.
Ia menyebutkan, implementasi manajemen talenta di Tanah Datar telah diperkuat dengan pembentukan tim pengelola melalui Keputusan Bupati dan telah berjalan selama satu tahun.
Secara regulatif, penerapan manajemen talenta dimulai sejak 2023 melalui Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2023. Pada 2024, pemerintah daerah merencanakan asesmen bagi pejabat eselon II, III, dan IV sebagai bagian dari proses akuisisi talenta, meski sempat tertunda akibat kondisi keuangan daerah.
Sementara itu, Wakil Kepala BKN Pusat, Suharmen, menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta harus berlandaskan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, yakni transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
“Ada tiga pilar utama yang perlu diperhatikan, yaitu tata kelola kelembagaan, kualitas data dan informasi, serta sistem preferensi agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Manajemen talenta ASN merupakan bagian dari sistem merit untuk menciptakan aparatur yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing, sekaligus menjadi indikator dalam penilaian reformasi birokrasi oleh pemerintah pusat.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Anton Yondra, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Riswandi, Inspektur Helfi Rahmi Harun, serta sejumlah pejabat lainnya. (hp)







