Pulang pisau,Metrotalenta.online—-bupati H.Ahmad Rifa’i dan Ketua TP-PKK menghadiri pemelihan Asresiasi Duta Genre 2025 se-Kabupaten bertempat di Aula Bapperida kabupaten pulang pisau kalimantan tengah,11/09/2025
Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, bersama Ketua TP-PKK Hj. Hasanah Rifa’i. Kehadiran keduanya tidak hanya sebagai tamu kehormatan, melainkan juga sebagai Ayah dan Bunda GenRe Kabupaten Pulang Pisau. Dukungan mereka memberikan semangat tersendiri bagi para peserta yang sejak awal tampak begitu antusias mengikuti rangkaian.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Rifa’i menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya ajang tersebut. Ia menekankan bahwa program GenRe bukanlah sekadar kompetisi mencari figur populer, melainkan sebuah wadah untuk membentuk agen perubahan yang mampu memberi teladan bagi remaja lainnya.”ujarnya
“Pemilihan Duta GenRe ini bukan hanya tentang mencari sosok figur, tetapi juga mencetak agen perubahan yang mampu menginspirasi remaja lainnya untuk meraih cita-cita dengan penuh tanggung jawab. Kita perlu memberi dukungan dari berbagai pihak. Saya selaku kepala daerah yang juga sebagai Ayah GenRe mengharapkan seluruh camat berperan aktif dalam menyukseskan program ini,” ungkap Ahmad Rifa’i disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, generasi muda di Pulang Pisau harus dibekali dengan wawasan dan mental yang kuat agar tidak mudah terjebak dalam pernikahan dini, seks pranikah, maupun penyalahgunaan narkoba. “Masa depan daerah ini ada di tangan kalian semua. Kalau remajanya sehat dan berpendidikan, maka Pulang Pisau akan punya generasi emas di masa depan,”ucapnya
Senada dengan Bupati, Ketua TP-PKK Hj. Hasanah Rifa’i yang juga dikenal sebagai Bunda GenRe menyampaikan bahwa program ini merupakan ruang strategis bagi remaja untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan inovasi mereka. Hasanah menilai, kegiatan ini tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kepercayaan diri,”ucapnya
“Saya berharap agar para Duta GenRe yang terpilih tidak hanya sekadar menyandang gelar, tetapi juga mampu menjalankan peran sebagai teladan bagi generasi muda. Duta GenRe harus bisa menjadi contoh yang baik dalam sikap, perilaku, serta kontribusinya di lingkungan masing-masing. Dengan begitu kita bisa mendorong terciptanya generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi,” uaja Hj.Hasanah Rifa’i penuh semangat.
Ajang pemilihan Duta GenRe tahun ini diikuti perwakilan remaja dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau. Sejak awal acara, para peserta sudah menunjukkan keseriusan mereka. Tahapan penilaian tidak hanya menuntut penampilan, tetapi juga kecerdasan dan wawasan.
Mereka diuji kemampuan public speaking, penguasaan materi terkait program GenRe, hingga kepekaan dalam menyuarakan aspirasi generasi muda. Beberapa peserta bahkan menyampaikan gagasan mereka tentang pentingnya pendidikan seksual berbasis keluarga, peran digital dalam edukasi remaja, hingga inovasi kegiatan yang dapat mencegah pernikahan dini.
Suasana aula pun menjadi hidup ketika para finalis berbicara di depan dewan juri. Sorak sorai dan tepuk tangan dari sesama peserta maupun pendukung yang hadir menambah semangat kompetisi.
Bagi para peserta, menjadi Duta GenRe bukanlah semata mengejar prestise. Lebih dari itu, ajang ini memberi pengalaman berharga dalam mengasah keberanian, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sosial.
“Yang kami dapatkan bukan hanya pengetahuan, tetapi juga keluarga baru. Kami saling mendukung dan belajar bagaimana menjadi remaja yang bermanfaat,” ujar salah satu peserta asal Kecamatan Pandih Batu dengan wajah penuh haru setelah sesi penampilan selesai.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional.
“Duta GenRe adalah wajah dari remaja Pulang Pisau. Kami ingin mereka membawa semangat positif, baik di sekolah, masyarakat, maupun saat tampil di ajang yang lebih tinggi,” kata Kepala DP3AP2KB Pulang Pisau yang turut hadir memberi dukungan.
Di akhir acara, suasana Aula Bapperida dipenuhi rasa haru sekaligus kebanggaan. Senyum para peserta, kilatan kamera, serta tepuk tangan panjang dari hadirin menandai lahirnya harapan baru bagi Pulang Pisau. Harapan akan hadirnya generasi yang siap menjadi pelopor perubahan, tangguh menghadapi tantangan zaman, dan mampu membawa nama baik daerah di kancah lebih luas,”tutupnya
Pewarta:Saprudin







