Sawahlunto,Metrotalenta.online–Walikota Sawahlunto Deri Asta bersama Kadis Sosial, Efriyanto, Kabid Sosial, Yosrizal, Kepala BPBD, Adriyusman, Camat Barangin, Subandi, Camat Talawi, Zamril, Lurah, Kepala Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa, Siang ini, Kamis (7/4/2022), mendatangi tiga (3) keluarga yang terdampak bencana alam akibat Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Sawahlunto dua hari yang lalu.
Kedatangan tersebut selain untuk meninjau secara langsung dampak yang ditimbulkan , juga diiringi dengan penyerahan bantuan berupa sembako, pakaian, selimut, dan lain sebagainya bagi keluarga Tugiyo, Sumur Waru Kelurahan Durian II, Kecamatan Barangin, dan Afrison, Dusun Tabu Lamo, Desa Kumbayau dan Edison Dusun Tapian Nambar, Desa Talawi Mudiak, Kecamatan Talawi.
Khusus untuk keluarga Afrison dan Edison di samping memberikan bantuan sembako, pakaian dan selimut, Pemko juga memberikan bantuan dari dana BPBD masing-masing sebesar Rp9,5 juta rupiah, untuk perbaikan rangka atap dan atap rumah yang sudah diterbangkan angin.
“Uang ini hanya untuk pembelian bahan bangunan saja, tidak termasuk upah. Pengerjaannya nanti di bawah koordinasi Pak Desa Kumbayau dilakukan goro.” ujar Deri Asta mengingatkan.
Sementara itu, untuk rumah Tugiyo di Kelurahan Durian II yang hancur tertimpa pohon, selain memberikan sembako, Walikota juga memerintahkan Dinas Sosial melakukan koordinasi dengan instansi terkait, guna melakukan rehab total rumah lewat program bedah rumah.
“Rumah Pak Tugiyo ini sudah tidak layak huni lagi. Jadi, segera masukan dalam program bedah rumah,” tegas Deri Asta mengingatkan Dinas Sosial.
Lanjut Wako Deri Asta, bantuan ini merupakan komitmen dan wujud nyata kehadiran Pemko Sawahlunto bagi masyarakat terdampak bencana alam.
“Bersama pemerintah desa dan kelurahan serta segenap unsur terkait lainnya, perhatian dan dukungan pada masyarakat terdampak bencana harus kita segerakan, salah satunya dilakukan melalui gotong royong,” kata Wali Kota.
Lebih jauh ia mengingatkan kepada semua warga, melalui Camat, Lurah dan Kades, agar tetap waspada dan hati-hati terhadap bencana alam, terutama sekali warga yang tinggal di daerah yang rawan bencana.
*Marjafri







