Pulang pisau,Metrotalenta.online—-Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Jatmiko, menekankan pentingnya percepatan realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 pada semester kedua.Saat di wancari di ruang kerjanya,kabupaten pulang pisau kalimantan tengah,19/07/2026)
Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga kesinambungan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan data per 15 Juli 2026, realisasi belanja APBD Kabupaten Pulang Pisau mencapai Rp300,45 miliar atau 37,52 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp800,80 miliar.
Capaian tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar pelaksanaan program dan kegiatan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat dipercepat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Wahyu Jatmiko mengatakan percepatan pelaksanaan kegiatan pada semester kedua harus dilakukan secara terukur. Menurutnya, peningkatan serapan anggaran tidak hanya mengejar target persentase, tetapi juga harus menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Percepatan pelaksanaan kegiatan pada semester kedua perlu dilakukan, namun tetap harus memperhatikan efisiensi anggaran, kapasitas fiskal daerah, serta kualitas hasil pembangunan,”Ujarnya Wahyu.
Ia menjelaskan, setiap OPD diharapkan segera menuntaskan proses administrasi, pengadaan barang dan jasa, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan menjelang akhir tahun anggaran. Dengan demikian, seluruh program prioritas pemerintah daerah dapat berjalan tepat waktu dan memberikan hasil yang optimal.
Selain itu, Wahyu mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, penggunaan anggaran harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.
Pemkab Pulang Pisau optimistis realisasi belanja APBD akan mengalami peningkatan pada semester kedua seiring mulai bergulirnya berbagai proyek pembangunan fisik maupun program pemberdayaan masyarakat.
Percepatan serapan anggaran diharapkan tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkualitas,merata,dan berkelanjutan.”Tutupnya
Pewarta:Saprudin







