Arosuka,metrotalenta.online—-Gerak cepat ditunjukkan 75 relawan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Satgas Penanggulangan Bencana (PB) Nagari Kabupaten Tanah Datar dalam membantu penanganan pasca banjir bandang (galodo) di Kabupaten Solok.
Sehari setelah dilepas Wakil Bupati Tanah Datar, Senin (28/9/2026), para relawan langsung bertolak menuju lokasi bencana di Arosuka, Kabupaten Solok. Setibanya di lokasi, tim langsung bergerak melakukan aksi kemanusiaan dengan membersihkan material banjir bandang yang memenuhi sejumlah kawasan terdampak.
Di hari pertama, tim FRPB Satgas PB Nagari yang dipimpin Koordinator Tim, Yusridas Hendra, berhasil menyelesaikan pembersihan satu unit laboratorium yang berada di kawasan perkantoran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.
“Alhamdulillah, hari pertama kami bersama tim di Kabupaten Solok berhasil membersihkan satu laboratorium di sekitar kantor PUPR Kabupaten Solok. Kegiatan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” ujar Hendra melalui pesan WhatsApp.
Menurut Hendra, keberhasilan tim menyelesaikan pembersihan pada hari pertama menjadi bagian dari komitmen relawan Tanah Datar untuk membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.
Selain mendapat apresiasi atas aksi kemanusiaan yang dilakukan, kehadiran relawan Tanah Datar juga mendapat sambutan baik dari Pemerintah Kabupaten Solok.
Hendra menyebutkan, Pemkab Solok memberikan dukungan kepada para relawan dengan menyediakan tempat beristirahat setelah mereka menyelesaikan kegiatan di lapangan. Fasilitas tersebut disiapkan di ruangan PKK Kabupaten Solok oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok.
“Alhamdulillah, tempat untuk beristirahat usai berkegiatan sudah disiapkan langsung oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Solok di ruangan PKK. Kami atas nama tim menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Solok yang telah menyambut baik kehadiran kami di sini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan dan sambutan baik dari Pemkab Solok menjadi penyemangat bagi seluruh relawan untuk terus bergerak membantu masyarakat serta membersihkan fasilitas yang terdampak banjir bandang.
Sebanyak 75 relawan dari 15 nagari tersebut dijadwalkan melaksanakan aksi kemanusiaan selama berada di Kabupaten Solok. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan sejumlah fasilitas yang terdampak bencana. (hp)







