Metrotalenta.online-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian tanggapan gubernur terhadap Ranperda perubahan Perda nomor 2 tahun 2019 tentang penyelenggaraan pendidikan serta Ranperda perlindungan dan pemberdayaan petani sekaligus penyampaian pandangan umum fraksi fraksi terhadap Ranperda penyelengaraan jalan provinsi ,Senin (11/5/2026) di ruang sidang utama .
Rapat paripurna dipimpin langsung ketua DPRD provinsi Sumbar Muhidi didampingi wakil ketua Iqra chissa dan Nanda satria ,sekwan Maifrizon ,Kabag persidangan dan perundang undangan Dahrul Idris serta anggota dewan yang hadir.
Sementara itu dari pihak Pemprov Sumbar dihadiri gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah serta jajaran OPD dan unsur forkopimda Sumbar .
Dalam sambutannya ketua DPRD provinsi Sumbar Muhidi mrnyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah atas capaian pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan I tahun 2026 sebesar 5,07 % berdasarkan data Badan Pusat Statistik .
Capaian tersebut merupakan indikator penting yang menunjukan bahwa roda pembangunan daerah bergerak secara positif ditengah dinamika global yang penuh ketidak pastian dan proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung pada saat ini .
Dalam rapat tersebut seluruh fraksi DPRD Sumbar menyampaikan berbagai catatan ,kritik dan masukan terkait kondisi infrastruktur jalan ,tata kelola regulasi hingga pemerataan pembangunan di daerah .
Fraksi PDI Perjuangan .PKB menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan jalan dengan proyek strategis nasional ,peningkatan anggaran infrastruktur serta pemerataan pembangunan
Fraksi Nasdem ,menyoroti lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih ,keterbatasan anggaran ,serta ketimpangan pembangunan antar wilayah .
Fraksi Golkar , menilai persoalan utama infrastruktur terletak pada arah kebijakan anggaran dan lemahnya penegakan aturan ODOL
Fraksi PKS , menegaskan jalan sebagai urat nadi ekonomi dan menekankan pentingnya keselamatan serta mitigasi bencana .
Fraksi Gerindra ,menyoroti data kerusakan jalan yang masih tinggi ,serta belum tegasnya kewajiban perusahaan pengguna jalan
Fraksi PPP , menekankan aspek keselamatan ,percepatan perbaikan jalan rusak serta perhatian terhadap kawasan warisan dunia sawah Lunto .
Sementara itu gubernur Sumbar Mahyeldi dalam tanggapannya menyampaikan bahwa Ranperda pendidikan dan petani merupakan sektor strategis yang harus disusun secara selaras dengan regulasi nasional .
Gubernur berharap seluruh Ranperda yang dibahas dapat menghasilkan regulasi yang implementatif ,tidak tumpang tindih serta benar benar menjawab kebutuhan pembangunan daerah .( Sony)







