DPD KNPI pasaman Barat minta Penegak hukum Tindak Tegas ilegal Loging dan ilegal Mining Di pasbar

oleh -24 Dilihat

Pasbar,Metrotalenta.online–Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pasaman Barat Syarif Hidayatullah minta polisi menindak tegas dugaan aksi penebangan pohon ilegal dan penambangan emas ilegal yang terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

“Tindak tegas kalau masih ada penambangan emas Ilegal dan penebangan pohon ilegal. Karena kita tidak mau di kemudian hari Pasaman Barat Ditimpa bencana dan kita tidak mau juga generasi penerus bangsa ini menerima warisan Alam Yang tidak baik yg telah dirusak Oleh Oknum oknum yg tidak bertanggung jawab mohon untuk pelakunya ditindak,” katanya Selasa (21/6/2022).

Syarif Hidayatullah mengaku sebelumnya mendapat keluhan dari masyarakat, yang menyampaikan tentang adanya penebangan pohon ilegal dan penambangan emas ilegal di sekitar Nagari Batahan, Nagari Sinuruik, Nagari Muara Kiawai dan kecamatan Pasaman.

Menurut dia, jika penambangan tersebut terus dibiarkan, kondisi alam akan menjadi rusak dan akan berimbas terjadinya bencana. Sebab Pasbar merupakan daerah yang masuk katagori rawan bencana.

“Jangan sampai Pasbar jadi sumber bencana. Bencana harus dicegah tidak boleh ada penebangan ilegal dan penambangan emas ilegal di Pasbar. Pak Kapolda Sumbar, Kapolres Pasbar dan Kapolsek diharapkan segera menindaknya,” kata Syarif

Untuk itu Syarif pun mendukung langkah masyarakat dan Aktifis lingkungan mencegah bencana alam yang terjadi akibat kerusakan alam yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Syarif yang akrap di sapa Dayat itu meminta polisi segera melakukan penyelidikan dan menindak para penebang pohon ilegal dan penambang emas ilegal di Pasbar,

Ia menyebutkan sebelumnya, KNPI Pasbar pernah melaporkan dugaan tambang emas ilegal itu ke Polda Sumatera Barat tapi belum ada surat tertulis dari pihak Polda terkait penaganan dugaan kasus tersebut, ungkapnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.