Pulang Pisau,Metrotalenta.online—-Bupati Ahmad Rifa’i dan wakil bupati Ahmad Jayadikarta.meluncurkan program pemilahan sampah sebagai langkah strategis dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang selama ini masih menjadi tantangan.bertempat di pasar,kabupaten pulang pisau.kalimantan tengah,17/03/2026)
Dalam penyampaiannya, disampaikan bahwa sumber utama sampah berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu, tanggung jawab pengelolaannya tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bersama seluruh masyarakat.
“Masalah sampah ini bersumber dari rumah tangga. Artinya, tanggung jawabnya ada pada kita semua, baik masyarakat maupun pemerintah,” ujar Bupati.Ahmad Rifa’i
Program ini menekankan pentingnya pemilahan sampah menjadi tiga kategori, yakni sampah organik, anorganik, dan residu. Pemilahan ini dinilai sebagai langkah awal yang sangat penting untuk mempermudah proses pengelolaan di tahap selanjutnya.
Pemerintah juga mengajak peran aktif media untuk membantu mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat luas. Edukasi dinilai menjadi kunci utama agar kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dapat meningkat.
“Mari kita mulai dari rumah. Sampaikan kepada keluarga untuk tidak lagi mencampur sampah dalam satu kantong. Minimal harus ada tiga tempat sampah di setiap rumah sesuai jenisnya,” tambahnya.
Saat ini, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sistem pemilahan sampah masih belum berjalan optimal. Padahal, setiap jenis sampah memiliki penanganan yang berbeda, mulai dari yang dapat didaur ulang hingga yang bisa dimusnahkan melalui pembakaran.
Pemerintah berkomitmen untuk terus membenahi sistem pengelolaan sampah secara bertahap, baik dari sisi operasional maupun kesadaran masyarakat.
Program ini diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan di Kabupaten Pulang Pisau.”Tutupnya
Pewarta:Saprudin







