Kamis, April 18, 2024

Anggota DPD Ri Agustin Teras Narang Hadir Dalam Peranan Kepala Desa Di Kabupaten Pulang Pisau

More articles

Pulang pisau,metrotalenta.online–Anggota DPD RI Agustin teras Narang dan perwakilan kepala BPKP RI kalimantan tengah Dwito Santoso,bertempat di ruangan GPU,kabupaten pulang pisau kalimantab tengah,22/09/2023).

Anggota DPD RI Agutin teras Narang,jadi pertama saya Menindaklanjuti dari apa yang disampaikan kita, kemudian kedua saya lebih mempertegas lagi terhadap tugas dan kewenangan dari kepala desa itu,nah karna apa Karena program ini kan tantangan ke depan ini luar biasa apalagi ada IKN sebagainya dan saya selalu katakan desa itu adalah pintu gerbang dari kemajuan itu,nah oleh kerana itu pesan saya satu kebersamaan,ujar Agustin teras narang kepada bebetapa awak media saat di wancara.

Kebersamaan dalam rangka untuk membangun dan saya ingatkan dulu program PM2L program membangun tuntang mahaga lewu,kemudian kalteng terang kalteng harate kemudian kalteng baregas,jadi apa artinya tujuannya sama.

untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara terciptanya kemakmuran terciptanya kesejaharaan itu aja pesan saya,jadi untuk meperkuat apa yang disampaikan oleh ibu bupati Pudjiruyaty Narang.yang disampaikan oleh BPKP kalau perkembangan di desa tidak bisa diambil rata apa lagi mereka 99 karena Desa ini kan terbagi,ada Desa terluar ada desa terpencil ada Desa terdalam nah caranya apa kebersamaan jadi antara desa itu harus ada saling menguntungkan.

“Tentu program yang ada ini pasti kalau dilihat pasti enggak cukup tapi apa tapi dengan kebersamaan antar desa untuk saling berbagi Oke kita bangun infrastruktur dulu ya Sehingga infrastruktur jalan tersambung jadi jangan sampai ini bangun ini enggak, jadi gimana caranya antara satu desa dengan satu desa itu ada kesinambungan jadi sehingga tidak kita tidak memerlukan persaingan, kalau untuk membangun boleh ya boleh kita untuk saling meningkatkan tapi jangan kita menganggap bahwa ini lawanku ayo meski kumpak lah, jadi spirit saya itu adalah untuk meyakinkan mereka bahwa dengan kebersamaan dengan semangat huma bintang kita bisa maju bersama, dengan kata penyangga saya tidak setuju dengan kata penyangga karena terlalu berat penyangga itu kan menyangga menahan kita tidak mungkin menyangga pembangunan yang hebat seperti itu,ujarnya.

Nah saya bilang Ayo kalau mau sementara itu dibangun sejahatera banfun juga infrastruktur yang ada di Kalimantan ini, misalnya rel kereta api lanjutkan ini bukan wacana ini udah selesai Gubernur aja nggak mau lanjutin, kalau mau sudah selesai.

udah bisa lanjut itu tapi sekarng kita berpikir bagaimana kereta api ini menyambung pulau-pulau yang ada di provinsi-provinsi yang ada di pulau Kalimantan,misalnya kalteng dengan kalsel dengan kaltim dengan kalbar kaltara,nah itulah saya sangat tidak setuju dengan kata penyangga kerena yang kita sangga ini terlalu kuat,apalagi dia belang semaksiti semaksiti hebat benar masa kita menyangga orang yang hebat orang yang pintar,jelas agutin teras narang.

Jadi saya bilang ayo kita baru jadi penyangga kita bisa melibihi dari IKN itu perensipnya tapi satu sisi dengan adanya IKN ini kita bisa berkembang,jadi ini menjadi tantangan kita menyakut food estate di kalimantan tengah ini ada 3 dua yang dibawah kementerian pertanian ya itu di pulang pisau di kapuas kemudian satunya di gunung mas,ditangani oleh kementerian pertahanan.

yang ditangani oleh kementerian pertahanan ini dua kabupaten ini memang inikan intempikasi jadi artinya mempaatkan lahan yang ada,mengembangkan lahan yang ada saya hanya menyarankan agar dimaksemalkan pengairannya,terutama dari pengairan pelimirnya sekondir tersial sampai koweternya,kalau pelemirnya bagus otomatis kerena ke asaman di tempat kita ini terlalu tinggi,kadarnya jadi disitulah ada penanganan seracara khusus.

Kemudian ada satu lagi jangan dipaksakan setahun 3 kali jadi dua kali cukup jadi tetapi biasanya satu hektar empat ton kita bekin lima atau enam ton tapi tetap dua kali,dan yang terakhir bibitnya jangan bibit yang asing bagi tanah kita dan kemudian bibinya yang terakaditasi bibit yang benar seripikasi bibit dari pihak swasta boleh harus ada persetujuan seripekasi dari kementerian terkait kementerian pertanian,jadi jangan mesalnya kita membeli yang dari negara lain anehlah dan kemetirian lo pake punya orang nga ada urusan saya.

mengenai SDM nya itu kita bisa meningkatkan pelatihanya bintiknya harus ditingkatkan kita belajar kerena sekarang teknologi modern jadi pengunaan alat alsintan nga kayadulu lagi sekarang nanam udah pakai mesin.

kemudian panen pakai mesin menebar pupuk juga pakai alat drone jadi pergunakan lah kecanggihan jadi untuk kita belajar untuk bisa lebih baik lagi,guna mengunakan produktivitas yang biasa satu hektar empat ton kita bikin lima ton yang lima ton kita bikin enam ton, kerena ini sifatnya bertahap tebtu pasti ada yang maju ada juga yang belom maju tapi yang penting saya pesan jangan sampai food estete ini berhinti disaat pak jokowi aja siapapun yang jadi pimimpin kedepan di lanjutkan,saya tidak mau menjadi lahan yang guring lagi saya sudah beberapa kali becarakan ini dengan mentri pertanian memang masalah pupuk ini ini menyakut juga masalah swasta jadi tidak semua kementrian pertanian itu berperan,disini juga ada kemetrian perdagangan kerena menyangkut masalah perdagangan tetapi tentu saya bilang kalo mesalnya pupuk subsidi mesalnya pemerintah terkendala udah kasih saja ke swasta tetapi kasih batas harga,harga tertinggi berapa harga terrindah berapa,jadi harus ada harga iciranya tertinggi nya berapa sehinga masyarakat itu tidak terombang-ambing.

udah saya bilang negara tidak sangup mensubsidikan udah lepas subsidi tapi atur swasta swasta yang atur tapi jenis pupuknya itu yang jelas jangan sampai sembarangan pupuk,jelasnya anggota DPD RI,tutupnya(SAPRUDIN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest