Pulang pisau,Metrotalenta.online—-Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius di Masjid Ar-Raudah, Kabupaten Pulang Pisau,kalimantan tengah,2/09/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat setempat. Tausiyah disampaikan oleh KH. Muhammad Syafi’i Aslam.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dalam meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Ahmad Jayadikarta mengajak masyarakat agar momentum Maulid Nabi tidak hanya dijadikan kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,”Ujarnya Ahmad Jayadikarta.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang mulai terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menggunakan masker, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara mulai berasap.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi membutuhkan dukungan serta kepedulian seluruh masyarakat.
Sementara itu, KH. Muhammad Syafi’i Aslam dalam tausiyahnya mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Keteladanan tersebut, menurutnya, dapat diwujudkan melalui sikap menjaga lisan, tidak menyakiti orang lain, menghormati perbedaan, membantu sesama, serta menjaga lingkungan.
“Akhlak Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk diceritakan, tetapi untuk diamalkan. Jangan sampai kita rajin memperingati Maulid, tetapi akhlak kita tidak berubah.
Mari kita jadikan Rasulullah sebagai teladan, sehingga semakin baik hubungan kita dengan Allah dan semakin baik pula hubungan kita dengan sesama manusia,” tutur KH. Muhammad Syafi’i Aslam.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk bersama-sama melakukan ikhtiar dalam menghadapi karhutla. Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan secara bersama-sama sesuai kemampuan masing-masing, disertai doa dan memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar-Raudah diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan kondisi sosial di Kabupaten Pulang Pisa,”Tutupnya
Pewarta:Saprudin







