Pulang Pisau,Metrotalenta.online—-Beberapa hari terakhir, batalnya keberangkatan Kafilah MTQ KORPRI kabupaten pulang pisau ke Kabupaten Murung Raya menjadi sorotan dan perbincangan di tengah masyarakat.hasil wancara kepada wakil bupati pulang pisau Kalimantan Tengah (25/06/2026)
Berbagai informasi dan spekulasi pun bermunculan terkait penyebab tidak jadi berangkatnya kafilah yang sedianya akan mengikuti MTQ KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.
Untuk memperoleh informasi yang akurat dan berimbang, awak media Metrotalenta turun langsung melakukan konfirmasi kepada Wakil Bupati Pulang Pisau guna menggali keterangan terkait persoalan yang menyebabkan batalnya keberangkatan kafilah.
Dalam wawancara tersebut, Wakil Bupati,Ahmad Jayadikarta menjelaskan bahwa batalnya keberangkatan kafilah bukan disebabkan oleh tidak tersedianya anggaran, melainkan karena adanya kendala teknis yang terjadi menjelang pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, dirinya baru mulai aktif bekerja pada Selasa lalu.Pada hari yang sama, dilakukan pertemuan untuk membahas persiapan keberangkatan kafilah ke Kabupaten Murung Raya.
“Dari hasil pembahasan yang dilakukan,ternyata ditemukan adanya kendala teknis dalam proses persiapan. Saat seluruh kebutuhan keberangkatan hendak dimatangkan, akomodasi yang diperlukan sudah tidak tersedia lagi,”Ujarnya.Ahmad Jayadikarta
Ia menjelaskan, sebelumnya telah direncanakan pemesanan sekitar 10 kamar untuk kebutuhan peserta dan rombongan.Namun saat proses finalisasi dilakukan, kamar yang dibutuhkan sudah terisi sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan.
Kondisi tersebut kemudian menjadi kendala utama yang menyebabkan keberangkatan kafilah tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal.Alternatif perjalanan melalui jalur lain juga dinilai tidak memungkinkan karena keterbatasan waktu yang tersedia.
“Kalau dipaksakan melalui jalur lain, waktu perjalanan bisa mencapai sekitar 12 jam. Dengan kondisi tersebut tentu sangat sulit untuk mengejar jadwal kegiatan yang sudah ditetapkan panitia,” jelasnya.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau sebenarnya telah menyiapkan anggaran untuk mendukung keikutsertaan kafilah dalam MTQ KORPRI tingkat provinsi. Namun karena adanya kendala teknis dan keterbatasan akomodasi, keberangkatan akhirnya tidak dapat dilaksanakan.
Terkait informasi adanya peserta yang telah mengeluarkan biaya pribadi untuk persiapan mengikuti MTQ, Wakil Bupati mengaku hingga saat ini belum menerima laporan maupun konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.
“Sampai sekarang saya belum mendapatkan konfirmasi. Namun apabila memang ada peserta yang telah mengeluarkan biaya untuk persiapan, tentu hal itu akan menjadi perhatian dan akan dibicarakan lebih lanjut tetap saya ganti memakai dana pribadi,bukan dana dari pemerintah,”Katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga meluruskan informasi terkait kehadirannya pada kegiatan MTQ KORPRI tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan bertugas sebagai pendamping kafilah, melainkan memenuhi undangan resmi dari panitia MTQ KORPRI tingkat provinsi sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
“Saya menghadiri undangan dari panitia MTQ KORPRI tingkat provinsi mewakili pemerintah daerah. Namun karena kafilah tidak jadi berangkat, maka agenda tersebut juga tidak saya lanjutkan,” tuturnya.
Dengan adanya penjelasan tersebut, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait penyebab batalnya keberangkatan Kafilah MTQ KORPRI Kabupaten Pulang Pisau ke Kabupaten Murung Raya, yang menurut Wakil Bupati murni disebabkan oleh kendala teknis dan keterbatasan akomodasi menjelang pelaksanaan kegiatan.”Tutupnya
Pewarta:Saprudin







