Tanah Datar,Metrotalenta.online – Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi meninjau langsung sejumlah jembatan yang rusak akibat luapan Batang Tampo di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Minggu (17/5/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Daerah terhadap kerusakan infrastruktur pascabencana, sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan demi menjaga aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Di lokasi, Bupati Eka Putra bersama rombongan melihat kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat derasnya arus Batang Tampo setelah hujan berintensitas tinggi melanda kawasan itu beberapa hari terakhir.
Menurut Eka Putra, keberadaan jembatan sangat vital bagi masyarakat karena menjadi akses utama penghubung antarwilayah di Nagari Taluak.
“Ini hari kelima pasca luapan Batang Tampo yang merusak beberapa jembatan di Nagari Taluak. Hari ini sengaja kami datang bersama Kepala BPJN Sumbar untuk mendapatkan strategi dalam menangani persoalan ini,” ujarnya.
Ia menyebutkan, di Nagari Taluak terdapat tujuh jembatan yang mengalami kerusakan, terdiri dari empat jembatan gantung dan tiga jembatan permanen.
“InsyaAllah setelah kunjungan ini, jembatan yang rusak bisa segera ditangani dan dibangun kembali agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” katanya.
Eka Putra juga menegaskan Pemerintah Daerah akan terus berkoordinasi dengan BPJN Sumbar dan pihak terkait lainnya agar proses rehabilitasi maupun pembangunan lanjutan dapat segera direalisasikan.
Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi mengatakan pihaknya segera melakukan kajian teknis terhadap tingkat kerusakan jembatan untuk menentukan pola penanganan yang tepat.
“Kami akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh terhadap kondisi jembatan guna menentukan bentuk penanganan sesuai tingkat kerusakannya,” ujarnya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut anggota DPRD Tanah Datar Wendri Aswil, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wali Nagari Taluak Pendi Aswil, serta pihak terkait lainnya. (hp)







