Pasaman Barat, Metrotalenta.- UPTD Ternak Unggas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat terus berupaya meningkatkan hasil produksinya untuk pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumatra Barat.
Kepala UPTD Ternak Unggas Provinsi Sumatera Barat Deflaizar mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terus melakukan upaya dalam menggenjot pendapatan asli daerah. Sejak tahun 2025 UPTD Ternak Unggas Dinas Perkenalkan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat ditargetkan PAD senilai 600 juta.
” Alhamdulilah dengan hasil produknya mendapatkan realisasi hampir senilai Rp. 900.000.000 itu dari hasil penjualan prodak ternak unggas seperti bibit ternak, telor dan juga ayam dewasa,” kata Deflaizar Senin (11/5/2026)
Ia mengatakan, UPTD ternak unggas dari hasil penjualan produknya yang menjadi salah satu sumber utama PAD diantaranya yaitu penjualan bibit ayam / DOC senilai 7000 per ekor, telor ayam konsumsi senilai Rp 1.750 perbutir. Selanjutnya, ada juga telor ayam bibit senilai Rp 3200 perbutir untuk telor itik 2000 perbutir sedangkan untuk ayam pullet 35.000 atau sampai sekitar 40.000 per ekor,” sebutnya
Semua prodak yang jual tersebut, sambung Deflaizar
sangat diminati masyarakat. Sementara permintaan sering melebihi stok yang tersedia, sehingga UPTD terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Mulai awal tahun ini UPTD ternak unggas sudah ditetapkan menjadi salah satu unit BLUD ternak unggas dilingkungan Propinsi Sumatera Barat.
Dengan terbukanya fleksibilitas pola manajemen organisasi UPTD diharapkan akan mempermudah melakukan langkah-langkah penjajakan kerjasama dengan pihak – pihal lain sehingga peluang ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat Pasaman Barat maupun Sumatra Barat secara optimal sebagaimana mestinya,” ucap Deflaizar
Ia mengaku permintaan masyarakat dari hasil prodak unggas ini sangat tinggi. Namun kapasitas keterbatasan sarana kandang dan bibit serta pakan di UPTD Unggas kadang- kadang menghambat penyediaan produk tersebut.
Akan tetapi, UPTD Ternak Unggas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tetap optimis menjalankan fungsinya dalam menyediakan prodak yang bermutu demi peningkatan PAD secara optimal ,” pungkasnya. (bud)







