Minggu, Juni 23, 2024

Tim Pusat Studi Bencana Unand Lakukan Survey Dan Kajian Terkait Bencana Longsor Di Desa Kubang

More articles

 

Sawahlunto,metrotalenta.online–Temuan Tim Pusat Studi Bencana Unand Bencana longsor yang terjadi di Nagari Kubang adalah Akibat Curah Hujan Tinggi Dan Aktivitas Pelebaran Jalan.

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri S.H., M.H menugaskan tim Pusat Studi Bencana Unand : Prof. Ir Abdul Hakam, M.T., P. hD, Prof. Dr. Eng Fauzan, S.T., M. Sc. Eng, Bayu Martanto Adji, S. T., M. T, Ph. D, Dr. Tesri Maideliza, M. Si, M. Sc beserta dua orang mahasiwa dari UKM Kosbema an. Sri Rahayu dan Sevina Artasia untuk melakukan survey dan kajian longsor di Desa Kubang Tangah, Kota Sawahlunto pada tanggal 9 Mei 2023.

Pusat Studi Bencana Universitas Andalas didukung oleh Polda Sumatera Barat , melalui Kombes Pol Drs. Johni Soeroto yang Merupakan Dirbinmas Polda Sumbar yang sebelumnya sudah mengunjungi lokasi bencana longsor di Desa Kubang Tangah.

Setiba di lokasi bencana tim Pusat Studi Bencana dan Kosbema Unand disambut oleh Kepala Desa Kubang Tangah, BPBD Kota Sawahlunto, Dinas PUPR, Ketua KAN, Ketua Pemuda Nagari Kubang.

Diskusi yang dilakukan bersama instansi terkait membahas mengenai penyebab longsor yang terjadi di Desa Kubang Tangah dan Upaya apa saja yang telah dilakukan oleh instansi dan masyarakat pada saat tanggap darurat bencana. Selain curah hujan yang tinggi salah satu penyebab terjadinya longsor adalah aktifitas pelebaran jalan.

Salah satu upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh pemerintah Desa Kubang Tangah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai satuan yang akan membantu dan melindungi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana. Selain itu gotong royong juga dilakukan setiap satu bulan sekali untuk memperbaiki saluran air dan infrastruktur lainnya.

Ketua Pemuda Nagari Kubang juga menyampaikan saran dan masukannya terkait bencana yang ada di Nagari Kubang serta perlunya kajian yang lebih dalam untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya yang mana topografi Nagari Kubang memiliki tingkat kemiringan yang tinggi.

Tim Pusat Studi Bencana Unand di dampingi intansi terkait untuk meninjau lokasi yang terkena bencana. Setelah mendengar laporan kejadian dan gambaran wilayah di Desa Kubang Tangah, Prof. Abdul Hakam mengatakan bahwa harus dilakukan relokasi untuk daerah-daerah yang menjadi titik rawan bencana. Saran yang di berikan oleh Pusat Studi Bancana Universitas Andalas untuk upaya mitigasi bencana longsor ini adalah peringatan dini. Seperti, ketika terjadi hujan dengan curah 1-2 jam, maka masyarakat yang berada di daerah rawan longsor sebaiknya mengungsi ke tempat yang aman.

Sebagai upaya tindak lanjut diskusi dengan Wakil Walikota dan Pemerintah Kota akan menyurati Rektor Universitas Andalas untuk melakukan kajian kebencanaan sekaligus menempatkan mahasiswa dan Juga Peneliti dalam program MBKM yang berbasis kebencanaan di Desa Kubang Tangah umumnya di Kota Sawahlunto.

Wakil Walikota Mengucapkan Terima Kasih Kepada Dirbinmas Polda Sumatera Barat, Ketua Pemuda Nagari Kubang, Ketua KAN Kubang yang sudah berinisiatif untuk menggandeng pihak-pihak Akademis untuk melakukan survey dan kajian bencana yang ada di Desa Kubang Tangah.

*marjafri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest