Selasa, Maret 5, 2024

Sulawesi Utara Raih Piala Presiden RI pada Kejurnas Pordasi ke-57 Seri II Di Kota Sawahlunto

More articles

Sawahlunto,metrotalenta.online–Babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara untuk cabang olahraga Berkuda Komisi Pacu, yang mana juga Kejuaran Nasional Pacu Kuda Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) ke-57 Seri II Tahun 2023 akhirnya telah tuntas digelar di Gelanggang Kandi Kota Sawahlunto, Sumatera Barat tanggal 3 September 2023.

“Kejurnas Pacu Kuda Pordasi ke-57 seri II tahun 2023 kali ini berbeda dengan sebelumnya, sebab diselenggarakan bersamaan dengan babak kualifikasi PON XXI/2024 yang akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara,” terang Ketum Pengurus Pusat (PP.) Pordasi Triwatty Marciano dalam sambutannya pada kegiatan yang terselenggara berkat Kolaborasi PP.Pordasi, pengurus provinsi (Pengprov) Pordasi Sumbar dan Pemerintah Kota Sawahlunto.

Sebanyak 94 ekor kuda bertanding dari 12 provinsi, antara lain Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, DI.Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Utara. Mereka berlaga pada 10 nomor pertandingan yang mana akan digelar pada PON XXI/2024 di Lapangan Pacu Kuda H.M.Hasan Gayo, Belang Bebangka, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Technical Delegate (TD) Berkuda Komisi Pacu PON XXI/2024 Aceh-Sumut, Fauzan Haviz, SE., MBA., MALS., MM atau dikenal Andi Fauzan jelaskan bahwa pada pelaksanaan PON nanti, akan ada 10 peserta dari 10 nomor pertandingan yang diselenggarakan. Jika pada babak kualifikasi ini jumlah pesertanya 10 atau lebih sedikit, maka semuanya lolos kualifikasi.

Kontingen Sulawesi Utara yang meraih total poin 94 hasil akumulasi dari seri sebelumnya, menjadi juara dan berhak meraih Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia.

Atas terselenggaranya Kejurnas Pacu Kuda Pordasi ke-57 Tahun 2023, baik seri I dan seri II, Ketum PP.Pordasi sampaikan rasa hormat kepada Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Mahyeldi Ansharullah, Kolaborasi antara Ketua Pordasi Sumbar sekaligus Walikota Sawahlunto Deri Asta, dan Komisi Pacu PP.Pordasi, dan juga sponsor serta pihak pendukung lainnya.

Hal tersebut disampaikan Triwatty sebelum membuka resmi Babak Kualifikasi sekaligus Kejurnas Pacu Kuda Pordasi ke-57 Seri II. Usai Kejurnas selesai, Ketum PP.Pordasi berharap kompetisi berkualitas dan berkesinambungan dapat berlanjut karena sejumlah manfaat.

“Dengan semakin banyaknya Kejuaraan Pacu Kuda di Sumbar, ini meningkatkan kualitas para joki dan kuda bahkan di tingkat nasional. Ini juga menambah gairah pemilik kuda untuk memiliki kuda-kuda yang handal,” sambungnya.

Di tambah adanya manfaat dari sport tourism yang diikuti dengan sport Industry. Terlihat UKM masyarakat sekitar ikut meramaikan arena Pacu Kuda sebagai nilai tambah.

“Ini adalah salah satu wujud kerja sama antara Pordasi dengan Kementerian Koperasi & UKM, jadi memang kita sudah sepakat dalam MoU bahwa setiap kegiatan Pacu Kuda akan selalu dibarengi dengan kegiatan UKM setempat (dalam hal ini UKM Sawahlunto), ini juga salah satu tolok ukur keberhasilan,” tambah Triwatty.

Tak ketinggalan meramaikan UKM, ada juga keterlibatan pegiat seni yakni pelukis dan fotografer yang berkarya mengabadikan momen Pacu Kuda. Lukisan yang mengabadikan Kejurnas Pacu Kuda itu langsung dilelang kepada para hadirin guna mengapresiasi karya para seniman. Selain itu, diundang juga komunitas fotografer Global Photographic Artists (GPA) untuk turut mengabadikan momen. Kolaborasi kompetisi berkuda dan komunitas seni sudah dilakukan sejak 2007.

Diantara UKM lokal yang mendapatkan dukungan atas berkesinambungannya Pacu Kuda, peternakan menjadi yang paling penting. Hal tersebut disadari Deri Asta sehingga ia sampaikan harapannya agar peternak di daerahnya mendapatkan dukungan pejantan unggul.

Meski begitu, kualitas kuda hasil persilangan antara Thoroughbred dan kuda lokal yang bertanding mendapatkan apresiasi dari Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang hadir secara langsung.

“Terlihat banyak sekali kemajuan dari kuda-kuda yang ikut serta dalam event ini adalah hasil ternak Indonesia, hasil pembinaan Pengprov. Kuda-kuda kita (persilangan Thoroughbred & kuda lokal) sangat bagus kualitasnya. Daya saing antar provinsi sangat menarik,” ujarnya sambil berharap kuda-kuda yang berlaga pada babak kualifikasi hari ini dapat kembali hadir di Aceh pada PON XXI/2024.

*marjafri

google.com, pub-6415022739291285, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest