Pasaman Barat, Metrotalenta.online.
Ringankan warga yang terdampak banjir dan longsor di Pasaman Barat, Group Estate Manager Wilmar Pasaman Barat
Indra Arman beserta Pimpinan Unit dan Humas PT. GMP, PT. PHP, PT. PMJ, turun langsung menyerahkan bantuan kesejumlah daerah di Pasaman Barat Rabu (3/12/2025)
Tim yang turun tersebut, salurkan bantuan paket sembako untuk warga yang terdampak banjir dan longsor di Nagari Aia Gadang Barat Kecamatan Pasaman, Nagari Bancah Kariang, Nagari Maligi Kecamatan Sasak Ranah Pasise,
Maupun di Nagari Sikilang Kecamatan Sungai Aur, Nagari Sasak dan Nagari Padang Harapan serta Nagari Katiagan di Kecamatan Kinali Rabu (3/12/2025)
Group Estate Manager Wilmar Pasaman Barat
Indra Arman beserta Pimpinan Unit dan Humas PT. GMP, PT. PHP, PT. PMJ, meyampaikan,, bantuan paket sembako tersebut disalurkan dari Wilmar peduli berupa mie instan 245 dus,
” Kemudian, ada juga kain sarung 100 lembar, beras 1800 kg dan minyak goreng 1680 liter maupun kebutuhan pokok dan kepedulian lainya ” ujarnya
Ia sampaikan, bantuan paket sembako tersebut disalurkan perusahan sebagai bentuk empati dan juga kepedulian terhadap warga terdampak musibah banjir dan longsor
” Semoga bantuan paket sembako yang diberikan itu dapat bermanfaat kepada warga yang terdampak musibah banjir dan longsor dalam meringankan kebutuhan mereka,” katanya
Sambung Indra Arman Group Estate Manager Wilmar Pasaman Barat pihak perusahan menyampaikan keprihatinan mendalam kepada warga yang terdampak,
” Kiranya mereka diberi ketabahan dan kesabaran serta kekuatan mengahadapi cobaan tersebut,” ucapnya
Sementara itu, salah satu Walinagari, Khairil Ihwan PJ. Wali Nagari Aia Gadang Barat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT. Wilmar, atas nama Pemerintah Nagari Aia Gadang Barat dan juga seluruh masyarakat yang terdampak musibah banjir,
Bantuan paket sembako dari PT. Wilmar yang sikap kedermawanan dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ini yang ditunjukkan sangat membantu meringankan beban masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dasar sehari-hari di tengah keterbatasan akses dan sumber daya .” pungkasnya (bud)







