Sabtu, Juni 15, 2024

Masuki Masa Transisi, Sebanyak 1021 Jiwa Terdampak Bencana Longsor Di Sawahlunto

More articles

Sawahlunto,metrotalenta.online–Masuki Masa Transisi, Sebanyak 1021 Jiwa Terdampak Bencana Longsor Di Sawahlunto,Cuaca ekstrim dengan curah hujan yang tinggi di kota Sawahlunto mengakibatkan musibah longsor yang terjadi pada puluhan titik di beberapa Desa dan Kelurahan di kota tersebut.

Musibah yang terjadi sejak tanggal 3 Mei yang menimbulkan kerusakan skala ringan hingga berat terhadap rumah penduduk, terganggunya sarana dan fasilitas umum seperti jalan utama dari dan ke Desa Pasar Kubang serta menewaskan 1 orang warga dari Kecamatan Silungkang menjadikan Sawahlunto berada dalam status Darurat Kebencanaan yang ditetapkan hingga tanggal 17 Mei 2023 yang baru lalu.

“Saat ini Sawahlunto sudah berada dalam status atau masa transisi darurat kebencanaan yang ditetapkan mulai dari tanggal 18 hingga 31 Mei 2023” kata Sekretaris BPBD Sawahlunto, Rafki Rusdian S.Pd, MM saat dikonfirmasi awak media di Posko Utama BPBD, Jum’at 19 Mei 2023.

“Akibat musibah tersebut sebanyak 1021 jiwa atau 251 KK di beberapa desa dan kelurahan di Sawahlunto terdampak oleh bencana ini. Memang sebahagian besar tidak terdampak secara langsung, namun berdampak dalam hal kejiwaan yaitu rasa trauma dan ketakutan. Siang hari mereka tetap beraktifitas sebagaimana biasanya, malam hari barulah merasakan kekhawatiran sehingga mereka bermalam dirumah – rumah kerabat yang dirasa aman dari datangnya bencana baru” ungkap Rafki.

Sebelumnya, dari data yang terpampang pada Posko Utama tanggap bencana BPBD Sawahlunto diketahui sebanyak 36 rumah mengalami rusak berat, 51 rusak skala sedang dan 46 rumah rusak ringan.

Selain itu , kerusakan juga terjadi pada 13 titik ruas jalan yang mengalami rusak berat, 14 titik rusak skala sedang dan 3 titik rusak ringan . Juga terdapat 3 fasilitas umum seperti Mushalla, Lapangan bola dan akses air bersih mengalami rusak ringan hingga berat.

“Alhamdulillah semuanya sudah dapat teratasi berkat kerjasama relawan dari unsur BPBD dengan segenap Lembaga/komunitas/ OPD seperti SatPol PP, DPUPR, Kecamatan, Damkar, Dishub, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Tagana, UPTD PPA, Dinas Kesehatan dan lainnya” papar Sekdis BPBD Sawahlunto.

“Walaupun saat ini cuaca mulai terlihat kembali normal namun hujan masih sering turun dan untuk itu kami berharap kepada segenap lapisan masyarakat untuk tetap waspada khususnya di daerah – daerah rawan longsor. Bila terjadi sesuatu terkait kebencanaan silahkan hubungi langsung para petugas BPBD, bukan pada pihak atau pejabat lainya sehingga rawan terjadinya kesimpangsiuran informasi yang berakibat kesalahan atau kerancuan dalam penanganannya” pungkas Rafki berharap.

*marjafri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest