AGAM ,Metrotalenta.online.- Melalui perwakilan perantau dan pemerintah nagari, bantuan disalurkan ke beberapa lokasi di Kabupaten Agam, yakni Nagari Balingka, Sungai Landia, Nagari Malalak Timur, Nagari Panta Pauah, serta masyarakat Nagari Magek yang terdampak banjir di sejumlah jorong pada Senin (8/12).
Baantuan menuju wilayah Malalak Timur, penyaluran dilakukan melalui Nagari Balingka. Hal ini karena akses menuju Malalak pada saat itu sangat sulit dilalui akibat hujan deras yang membuat jalan tidak memungkinkan dilewati rombongan.
Total bantuan senilai Rp42.000.000 tersebut diberikan dalam bentuk paket sembako berisi beras 5kg , gula, minyak goreng, sarden, mi instan, sabun mandi, pasta gigi, sabun cuci baju, sabun cuci piring, dan snack. Penyerahan dilakukan oleh Wali Nagari Magek Hizralias, SH, bersama perangkat nagari, serta didampingi Ketua Magek Saondoh Bukittinggi, Erianto Alamdi, SH, beserta beberapa anggota perantau Magek Saondoh Bukittinggi.
Wali Nagari Magek, Hizralias, SH, menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi bukti kekompakan seluruh elemen Magek dalam membantu masyarakat yang tengah dilanda kesulitan.
“Kami dari pemerintah nagari sangat berterima kasih kepada para perantau Magek Saondoh Nasional yang selalu hadir untuk kampung halaman. Bantuan ini langsung kita antarkan ke masyarakat terdampak agar bisa segera dimanfaatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama dan kepedulian seperti ini sangat membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak bencana.
Sementara itu, Ketua Magek Saondoh Bukittinggi, Erianto Alamdi, SH, menegaskan bahwa semangat saling membantu adalah bagian dari jati diri para perantau.
“Perantau Magek selalu punya ikatan kuat dengan nagari. Begitu mendengar informasi bencana, kami langsung sepakat mengumpulkan bantuan. Harapan kami, apa yang kami bawa ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa perhatian yang diberikan tidak hanya untuk nagari lain, tetapi juga bagi warga Magek yang turut terdampak banjir.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Senin sore (8/12) dan diterima langsung oleh masyarakat di masing-masing lokasi, serta disaksikan oleh wali nagari setempat.
Pemerintah Nagari Magek mengapresiasi sinergi kuat antara perangkat nagari, perantau, dan masyarakat yang terus bergerak bersama dalam kondisi”
(Zlk)*







