Jember,metrotalenta.online—-Tepatnya pada hari Kamis, 11 Desember 2025, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember bersama Komisi B DPRD Kabupaten Jember laksanakan Kunjungan kerja di Command Center yang berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung.
Dari paparan yang dijelaskan, baik itu di Jabar Command Center dan di Bandung Command Center, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember sangat mengapresiasi kinerja dari diskominfo Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung.
Candra Ary Fianto, selaku Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember mengatakan banyak hal baik dan bermanfaat yang dimana Diskominfo Kabupaten Jember bisa menirunya.
“Diskominfo Kabupaten Jember bisa menciptakan aplikasi khusus, dimana aplikasi tersebut bisa diakses oleh Masyarakat Jember ataupun masyarakat luar Kabupaten berkenaan potensi wisata, potensi ekonomi, informasi bencana dan informasi lainnya berkenaan Kabupaten Jember” ujar Candra.
Juga berkenaan dengan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) berkenaan penggunaan anggaran APBD, Candra berharap apa yang sudah di lakukan oleh Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung bisa dilakukan juga di Kabupaten Jember.
“Jadi berkenaan dengan Penggunaan Anggaran APBD, DPA masing-masing dinas, pelaksanaan pembangunan didaerah, program Kabupaten dan kegiatan Legislatif bisa diketahui oleh masyarakat secara rinci melalui sebuah aplikasi”ujar Candra.
Demikian pula, Wahyu Prayudi Nugroho, selaku anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jember juga mengatakan sangat mengapresiasi terkait aplikasi Lapor (112) yang di ciptakan oleh Jabar Command Center.
“Masyarakat yang lapor di aplikasi tersebut dapat di tangani 100% dalam kurun waktu 7 hari, bahkan Jabar Command Center juga menyiapkan Panic Button di beberapa titik keramaian, dimana responnya sangat cepat yang diterima oleh masyarakat” Ujar Wahyu.
Wahyu menambahkan bila ada kejadian kecelakaan ataupun kejadian kriminal diwilayah Jawa Barat yang tertangkap oleh CCTV, Jabar Command Center langsung secara tanggap menghubungkan kejadian tersebut kepada pihak yang bersangkutan seperti pihak kepolisian, dishub dan lain-lain.
Terkait warga yang mempromosikan wisata, mempromosikan potensi ataupun menginfokan sebuah kejadian yang terjadi di Jawa Barat, Command Center juga memberikan reward kepada masyarakat tersebut (Memenuhi Kriteria).
Wahyu sangat mengapresiasi hal tersebut.
“Hal ini juga perlu dilakukan oleh Diskominfo Jember, jadi Diskominfo Jember tidak harus berkontrak dengan seseorang atau kelompok tertentu dengan nominal yang begitu besar, cukup menggunakan warga yang berpotensi.”jelas Wahyu.
Diakhir kunjungannya, Candra Ary Fianto mengatakan bahwa memang ini semua tidak mudah, butuh anggaran yang besar dan SDM yang ahli pada bidangnya, akan tetapi dengan melihat apa yang telah terjadi dengan adanya command center di wilayah Jawa Barat, kedepan Pemerintah Jember juga perlu mengusahakan agar Kabupaten Jember di bawah naungan Diskominfo bisa membuat juga Command Center.







