Pulang pisau,Metrotalenta.online—-Menjelang Hari Raya Idulfitri, geliat pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pulang Pisau kian.meningkat.kalimantan tengah,4/03/2026)
Beragam kue kering mulai diproduksi untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat, menjadikan momen ini sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan.
Namun di tengah meningkatnya aktivitas tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Dewi Sartika, S.E., mengingatkan sekaligus berharap para pelaku UMKM tetap mengedepankan keamanan pangan dengan tidak menggunakan bahan tambahan berbahaya dalam produk yang dijual.
Ia menegaskan, penggunaan zat kimia seperti boraks, formalin, rhodamin B (pewarna tekstil), serta kuning metanil sangat dilarang karena berisiko besar terhadap kesehatan konsumen.
“Kami berharap pelaku UMKM tidak tergoda menggunakan bahan berbahaya demi keuntungan sesaat.
Dampaknya sangat serius, bisa merusak organ tubuh seperti hati dan ginjal, bahkan meningkatkan risiko kanker,” tegasnya,
Menurut Dewi, lonjakan permintaan kue kering menjelang Lebaran kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk meraih keuntungan lebih dengan cara yang tidak sehat dan tidak bertanggung jawab.
“Momentum hari raya harus menjadi berkah bagi semua pihak. Jangan sampai demi mengejar keuntungan, keselamatan masyarakat justru dikorbankan,”Ujarnya.Dewi Sartika
Ia juga mendorong para pelaku usaha untuk beralih menggunakan bahan pengawet alami yang aman dan telah diizinkan, serta menerapkan proses produksi yang higienis dan pengemasan yang baik. Dengan demikian, kualitas produk tetap terjaga tanpa mengancam kesehatan konsumen.
Selain itu, Dewi meminta instansi terkait untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran produk pangan di pasaran, termasuk melakukan inspeksi rutin dan uji sampel guna memastikan keamanan makanan yang beredar di tengah masyarakat.
Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk lebih selektif dan waspada saat membeli kue kering. Produk dengan warna mencolok, aroma menyengat, tekstur tidak wajar, atau daya tahan yang terlalu lama patut dicurigai.
“Peran konsumen sangat penting dalam mencegah peredaran makanan berbahaya. Jangan mudah tergiur harga murah atau tampilan menarik. Pastikan membeli dari penjual yang terpercaya dan memperhatikan kualitas produk,”Tutupnya
Pewarta:Saprudin







