Senin, April 15, 2024

Deklarasi Kampung Pengawasan Pemilu Partisipatif 2024 Kota Sawahlunto

More articles

Sawahlunto,metrotalenta.online–Maksimalkan pelibatan dan peran serta aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sawahkunto selenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif melalui Deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024, bertempat di kawasan Museum Goedang Ransoem – Kota Sawahlunto, Rabu 11 Oktober 2023.

Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Ambun Kadri, Ketua LKAAM Sawahlunto, Ir. Dahler Dt. Panghulu Sati, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Beberapa Kepala Dinas dilingkungan Pemko Sawahlunto, Kepala Kecamatan Lembah Segar, Afryandes, Kepala Desa/Kelurahan, Jajaran Bawaslu Kota Sawahlunto dan tamu undangan lainnya tersebut dibula langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhammad Khadafi, S.Kom.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto, Ir. Dahler Dt. Panghulu Sati yang berkesempatan memberikan sambutan pertama mengawali kegiatan tersebut menyatakan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami atas nama Ninik Mamak pemangku adat sekota Sawahlunto mengucapkan terimakasih dan mendukung kegiatanpengawasan Pemilu secara partisipatif masyarakat ini, mudah – mudahan Pemilu yang akan datang akan menjadi Pemilu yang berintegritas, ucap Dt. Panghulu Sati.

Ketua Bawaslu Sawahlunto, Junaidi Hartoni, S.Kom dalam sambutannya pada kesempatan kedua sosialisasi ini menuturkan bahwa Kampung Pengawasan yang akan dideklarasikan hari ini adalah sebuah terobosan dan penerjemahan partisipasi masyarakat yang dilakukan oleh Bawaslu dengan mentransformasikan gerakan moral menjadi gerakan sosial di masyarakat dalam mengawal Pemilu yang akan datang.
“Program Kampung Pengawasan dilatar belakangi oleh masih banyaknya pelanggaran dan kecurangan yang terjadi selama pemilu dilaksanakan dan banyaknya masyarakat yang belum memahami hak dan kewajiban dalam partisipasinya sebagai warga negara.

“Kami berharap melalui partisipatif pengawasan Pemilu, masyarakat dalam kampung pengawasan memiliki karakter sebagai pengawas Pemilu guna terciptanya pemilu yang berkualitas sehingga dapat melahirkan pemimpin bangsa yang amanah dan mendapat legitimasi yang kuat dari rakyat” kata Junaidi.

Sementara itu, Wali kota Sawahlunto yang dalam hal ini oleh Sekretaris Daerah, Ambun Kadri menyampaikan bahwa dalam setiap tahapannya, tak hanya Bawaslu saja yang berperan tapi semua elemen masyarakat juga ikut terlibat dan dilibatkan dalam hal pengawasannya guna terciptanya pemilu yang berintegritas dan dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas untuk membawa kemajuan dan kemaslahatan untuk kota Sawahlunto kedepannya.

“Untuk itu, pada Pemilu 2024 ini diharapkan seluruh Desa dan Kelurahan dapat menjadi kampung pengawasan partisipatif agar segala bentuk pelanggaran dapat dihindari dan ditekan secara maksimal” kata Ambun Kadri.

Membuka secara resmi deklarasi Kampung Pengawasan Pemilu 2024 , Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhammad Khadafi, S.Kom. mengungkapkan bahwa Bawaslu akan bekerja secara maksimal mulai dari pengawasan hingga penindakan namun tetap penuh kehati-hatian dalam menyikapi segenap bentuk pelanggaran yang terjadi.

“Mengacu pada sejarah kota Sawahlunto dengan kemajemukan warganya, ditengah banyaknya organisasi Sipil Society, organisasi primordial, adat dan keagamaan yang saling bekerjasama dalam melakukan pengawasan, mestinya politik uang dan bentuk pelanggaran lainnya tidak terjadi dikota ini.

“Bila ada pemimpin yang dulu bapak ibu pilih namun setelah duduk segala yang dia dengungkan selama kampanye, segala ucapan dan janji yang tertuang dalam visi dan misinya tidak terbukti dan kini mencalonkan diri kembali, tidak perlu kita menyebarkan kampanye negatif, Hoax dan sebagainya tentang orang tersebut, cukup dengan tidak memilih dia di Pemilu 2024 maka itulah hukuman paling berat baginya” ucap Muhammad Khadafi.

Usai pemaparan dari Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, acara dilanjutkan dengan pemukulan Gong sebagai tanda diresmikannya Kampung Pengawasan Partisipatif Pemilu dan diakhiri dengan penandatanganan deklarasi bersama.

* marjafri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest