Pulang pisau,Metrotalenta.online—-Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, menyoroti kondisi keuangan daerah yang menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.kabupaten pulang pisau kalimantan tengah,9/08/2026)
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bella kepada awak media usai melaksanakan rapat paripurna DPRD Kabupaten Pulang Pisau.
Tandean mengatakan, kondisi fiskal yang dihadapi Kabupaten Pulang Pisau saat ini juga dirasakan oleh sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
Namun, menurutnya, kondisi tersebut tetap harus disikapi secara serius melalui pembahasan antara DPRD sebagai unsur legislatif dan pemerintah daerah sebagai eksekutif.
“Kalau kondisi tiap daerah hampir merata se-Indonesia. Kemarin di APBD murni 2026 kita sudah sebenarnya menyusunnya berimbang, seimbang. Itu pun dengan tambahan dua bulan belanja pegawai yang belum terhitung,”Ujarnya Tandean.
Ketua DPRD Pulang Pisau itu menjelaskan, salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam APBD Perubahan 2026 adalah masih adanya kewajiban pembayaran yang berasal dari tahun anggaran 2025.
“PR kita adalah utang tahun 2025. Kemarin terakhir perubahan itu masih ada utang. Di TPK kita masih ada belanja-belanja yang harus dibayar di perubahan,” jelasnya.
Menurut Tandean, persoalan tersebut harus dihitung secara cermat agar tidak semakin memberikan tekanan terhadap kemampuan keuangan daerah.
Terlebih, dalam pidato pengantar APBD Perubahan 2026 telah disampaikan adanya defisit anggaran.
Karena itu,Ketua DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bella menegaskan bahwa pembahasan APBD Perubahan tidak boleh dilakukan secara terburu-buru. DPRD bersama pemerintah daerah harus melihat kembali seluruh komponen pendapatan dan belanja serta menentukan skala prioritas.
“Jadi kita lihat bersama dengan eksekutif, kita akan bahas perubahan ini seperti apa. Apakah masih mungkin ada dana yang bisa diefisiensi,” katanya.
Tandean juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat memberikan penguatan fiskal kepada daerah-daerah yang mengalami keterbatasan kemampuan keuangan.
“Kita berharap ada skema dari Menteri Keuangan dalam perubahan terbaru, ada semacam penguatan fiskal untuk daerah-daerah yang secara nominal dihitung sekitar 490 daerah se-Indonesia,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk membantu daerah menghadapi tekanan belanja, khususnya belanja pegawai.
Tandean menyebut adanya informasi mengenai anggaran sekitar Rp20,5 triliun yang disiapkan pemerintah pusat untuk membantu pembiayaan belanja pegawai daerah yang memiliki keterbatasan kemampuan fiskal.
“Kita dengar Pak Mendagri akan membagikan Rp20,5 triliun khusus untuk membiayai belanja pegawai yang memang masih dianggap daerah tidak punya kemampuan,” ujarnya.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga memberikan ruang fiskal bagi pemerintah daerah dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.
“Kita berharap terealisasi di waktu dekat ini, sehingga kita agak sedikit bisa bernapas lega dalam pembahasan perubahan,” kata Tandean.
Namun, apabila dukungan fiskal tersebut belum terealisasi, DPRD bersama pemerintah daerah harus menyiapkan langkah alternatif, termasuk melakukan efisiensi terhadap belanja yang dinilai masih dapat ditekan.
“Kalau tidak, ya pasti akan ada pembekasan-pembekasan dan bagaimana ke depan,” tegasnya.
Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses pembahasan APBD Perubahan 2026 agar anggaran yang ditetapkan benar-benar disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, DPRD juga akan memastikan program prioritas dan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi perhatian meskipun ruang fiskal daerah saat ini cukup terbatas.
Pembahasan APBD Perubahan 2026 diharapkan dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang realistis, terukur dan mampu menjawab persoalan kewajiban tahun sebelumnya tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan serta pelayanan masyarakat Kabupaten Pulang Pisau.”Tutupnya
Pewarta: Saprudin







