Pulang pisau,Metrotalenta.online—-Kepala Desa Sei Baru Tewu, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Sima, memberikan apresiasi kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya (UPR) yang telah memberikan kontribusi nyata selama melaksanakan kegiatan KKN di desanya.
Tidak hanya melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mahasiswa KKN UPR juga ikut melakukan penghijauan dengan menyiapkan sekitar 200 bibit tanaman buah serta membantu Pemerintah Desa Sei Baru Tewu membuat plang batas desa.
Kegiatan sosialisasi Karhutla tersebut dilaksanakan di Aula Desa Sei Baru Tewu, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan dihadiri Kepala Desa Sei Baru Tewu Sima, Ketua BPD, Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) beserta anggota, para Ketua RT, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN UPR, serta warga desa.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan.
Pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa maupun MPA, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh masyarakat.
Sima menyampaikan rasa syukur karena hingga saat ini wilayah Desa Sei Baru Tewu masih aman dari kebakaran hutan dan lahan.
“Alhamdulillah, tahun ini di Desa Sei Baru Tewu tidak ada kebakaran. Tentunya ini berkat kesadaran dan kerja sama masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kondisi ini harus kita pertahankan bersama,” ujar Sima.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan mahasiswa KKN UPR menjadi langkah positif untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca panas dan lahan yang mulai kering.
Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit tanaman buah bersama masyarakat.
Sekitar 200 bibit tanaman buah yang disiapkan mahasiswa KKN UPR akan dibagikan dan ditanam di sejumlah lokasi yang telah ditentukan di wilayah Desa Sei Baru Tewu.
Sima bersama mahasiswa KKN, perangkat desa, unsur MPA dan masyarakat turut turun langsung melakukan penanaman bibit tersebut.
“Setelah sosialisasi, kami bersama masyarakat dan mahasiswa KKN langsung melakukan penanaman bibit buah. Ini sangat bagus karena masyarakat tidak hanya diberikan pemahaman, tetapi langsung diajak melakukan aksi nyata penghijauan,” katanya.
Ia berharap seluruh bibit tersebut dapat dirawat secara bersama-sama sehingga nantinya tumbuh dan menghasilkan buah yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap bibit ini bisa dirawat bersama. Kalau nanti sudah besar dan berbuah, tentunya akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Lingkungan desa juga menjadi lebih hijau dan asri,” ungkapnya.
Selain program lingkungan, Sima mengungkapkan bahwa keberadaan mahasiswa KKN UPR juga memberikan manfaat dalam membantu kebutuhan Pemerintah Desa Sei Baru Tewu.
Salah satunya adalah pembuatan plang batas desa yang telah dilakukan mahasiswa KKN selama berada di Desa Sei Baru Tewu.
Menurut Sima, keberadaan plang tersebut sangat penting sebagai penanda wilayah desa sekaligus membantu memperjelas batas administrasi Desa Sei Baru Tewu.
“Selama ada KKN di desa kami, mereka juga sudah membantu membuat plang batas desa. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada mahasiswa KKN UPR. Ini sangat membantu kami dan menjadi salah satu kontribusi nyata mereka untuk desa,”Ujarnya Sima.
Ia menilai mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan kegiatan yang bersifat akademik, tetapi juga mampu berbaur dengan pemerintah desa dan masyarakat serta ikut melihat kebutuhan yang ada di lapangan.
Sima berharap selama masa KKN berlangsung, mahasiswa UPR dapat terus memberikan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Sei Baru Tewu.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN di desa. Banyak kegiatan positif yang mereka lakukan, mulai dari sosialisasi Karhutla, penghijauan, sampai membantu membuat plang batas desa. Saya sangat bersyukur dengan adanya mereka di sini,” tuturnya.
Ia juga berharap hubungan baik dan sinergi antara mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa, BPD, MPA, para Ketua RT, tokoh masyarakat dan seluruh warga terus terjaga hingga masa KKN berakhir.
“Harapan kami, sampai mereka selesai KKN di Sei Baru Tewu, mereka bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Semoga apa yang mereka lakukan selama berada di desa ini bisa memberikan manfaat dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat,” pungkas Sima.
Pewarta: Saprudin







