spot_img
spot_img
BerandaDAERAHKAB.PASAMANKepemimpinan Sabar AS Tuai Pujian, PMI Pasaman Catat Lompatan Kinerja di Akhir...

Kepemimpinan Sabar AS Tuai Pujian, PMI Pasaman Catat Lompatan Kinerja di Akhir Masa Jabatan

Pasaman,Metrotalenta.online.-Berakhirnya masa jabatan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman, Sabar AS, ditandai dengan apresiasi tinggi dari PMI Provinsi Sumatera Barat. Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Pasaman yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, kepemimpinan Sabar AS dinilai sebagai salah satu yang terbaik di tingkat kabupaten se-Sumatera Barat.
Wakil Ketua PMI Sumatera Barat, Aim Zein, yang hadir mewakili Ketua PMI Provinsi, menyampaikan bahwa Sabar AS menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat, terutama dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kemanusiaan. Menurutnya, keberhasilan PMI Pasaman dalam menjaga ketersediaan stok darah menjadi salah satu indikator nyata capaian tersebut.
“Apa yang dilakukan Sabar AS tidak hanya berdampak pada internal organisasi, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam pelayanan darah,” ujar Aim dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dengan mendorong ketua PMI yang baru untuk tidak ragu memanfaatkan pengalaman dan pemikiran Sabar AS sebagai referensi dalam menjalankan organisasi ke depan.

Dalam pidato perpisahannya, Sabar AS menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan relawan yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya sejak 2022, di antaranya: Ir. Rosben Aguswar, M.Si Dt. Batuah (Wakil Ketua), Toharudin, S.Pd., M.Pd (Bendahara), Arma Putra (Sekretaris), Budi Lica Hendra, SE., MM (Ketua Bidang Organisasi), Teguh Suprianto, SE., MM, Indral, Dr. Rahmat, Mardianto, SH, Dr. Helvi Yeriza, Dr. Young Marzuhaili, Ilhamsyah, S.Pd, Arliati, S.SiT, Pitra Yanti, S.Psi, Heri Sumarno.

Ia mengakui bahwa pada awal menjabat, PMI Pasaman menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi infrastruktur maupun tata kelola organisasi.
“Langkah awal kami adalah melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penataan kantor hingga penguatan struktur organisasi sampai ke tingkat kecamatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembenahan manajemen yang lebih sistematis dan profesional menjadi kunci peningkatan kinerja PMI Pasaman. Dampaknya, organisasi tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan darah masyarakat, tetapi juga mencatat kondisi surplus stok darah.

Lebih jauh, capaian signifikan juga terlihat di sektor kesehatan. Sabar AS menyebutkan bahwa saat ini tidak ditemukan kasus kematian ibu melahirkan akibat kekurangan darah di wilayah Pasaman, sebuah indikator penting keberhasilan layanan PMI.

Sementara itu, Ketua PMI Pasaman terpilih, Parulian Dalimunte, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan membuka ruang belajar dari para pengurus dan relawan senior.

“Saya masih perlu banyak belajar. Dukungan dan masukan dari semua pihak sangat kami harapkan agar PMI Pasaman terus berkembang,” ujarnya.

Muskab PMI Pasaman ini dihadiri oleh pengurus PMI, unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta relawan. Forum tersebut menjadi momentum strategis dalam menjaga kesinambungan dan penguatan peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan di Kabupaten Pasaman.(jt)

Must Read
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini