Pulang Pisau,Metrotalenta.online–PT MKM kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan 50 paket zakat kepada warga kurang mampu di Desa Sei Baru Tewu, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (27/02/2026).
Penyaluran zakat tersebut mendapat apresiasi masyarakat karena tidak hanya difokuskan pada satu desa, tetapi juga direncanakan menjangkau seluruh desa di Kabupaten Pulang Pisau secara bertahap. Bantuan ini diperuntukkan bagi kaum dhuafa, janda, lansia, serta keluarga prasejahtera yang benar-benar membutuhkan.
Dalam pembagian di Desa Sei Baru Tewu, bantuan disalurkan secara merata sesuai data penerima di masing-masing wilayah RT. Untuk RT I dan RT II masing-masing menerima 10 paket, sedangkan RT III dan RT IV menerima 40 paket. Pembagian ini disesuaikan dengan jumlah warga kurang mampu yang terdata di setiap RT agar bantuan tepat sasaran.
Program zakat ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT MKM sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, baik di wilayah operasional maupun desa-desa lainnya di Kabupaten Pulang Pisau.
Perwakilan PT MKM menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan murni berasal dari program zakat perusahaan dan bukan dari bantuan sosial pemerintah.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Kami juga meminta agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, karena ini adalah zakat dari PT MKM, bukan bantuan sosial pemerintah,” tegasnya.
Menindaklanjuti adanya undangan yang sempat beredar dengan mencantumkan penyaluran bansos oleh pemerintah desa, awak media telah melakukan konfirmasi ke Dinas Sosial serta DPMD Kabupaten Pulang Pisau melalui Herman Wibowo.
Dari hasil konfirmasi tersebut, disampaikan bahwa kemungkinan terjadi kesalahan pengetikan dalam redaksi undangan. Pihak terkait menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memang merupakan penyaluran zakat dari PT MKM, bukan program bantuan sosial pemerintah.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Sei Baru Tewu saat dikonfirmasi. Ia mengakui bahwa undangan yang beredar belum sempat diedit dan terjadi kekeliruan penulisan karena terburu-buru dibagikan melalui WhatsApp.
“Kemungkinan itu salah ketik dan belum sempat kami edit karena sudah terlanjur dikirim,” ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait sumber bantuan. Masyarakat pun tetap berharap penyaluran bantuan berjalan jujur, terbuka, serta tepat sasaran.
Program zakat PT MKM yang direncanakan menjangkau seluruh desa di Kabupaten Pulang Pisau diharapkan semakin mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan bersama.”Tutupnya
Pewarta: Saprudin







