Sekitar ratusan Pedagang Kreatif Lapangan ( PKL) Gelar aksi ke DPRD Bukittinggi

oleh -94 Dilihat
Bukittinggi Metrotalenta.online — Dengan dapat pengawalan exstra dari pihak keamanan dari Polres Bukittinggi dan Kodim 0304 Agam, serta Satpol PP, ratusan para pedagang siap mendukung Wako Bukittinggi untuk membangun kanopi di Jalan Minangkabau kota Wisata Bukittinggi
Kamis, 13 Oktober 2022.

Salah seorang peserta menyembah sujud sambil memohon, pada aksi damai ratusan pedagang kaki lima Kota Bukittinggi yang menyatakan dukungan kepada pemerintah daerah untuk pembangunan kanopi jenis awning di Jalan Minangkabau, Kamis 13 Oktober 2022.

Ratusan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang tergabung dalam Forum Warga Biasa (FWB) menggelar aksi mendukung program Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat membangun kanopi jenis awning di Jalan Minangkabau.

Sekitar lebih kurang sebanyak 150 orang pedagang kaki lima melakukan aksi damai dengan berjalan kaki dari Taman Jam Gadang Pasar Atas menuju Kantor DPRD Kota Bukittinggi.

Dalam orasinya, pedagang menyatakan dukungan secara tegas atas rencana pembangunan kanopi jenis awning di Jalan Minangkabau, yang dinilai memberi manfaat kepada PKL.

“Kami merasa diakomodir dalam mencari nafkah melalui rencana pembangunan awning yang digagas Wali Kota H.Erman Safar, jelas memihak kami rakyat kecil, kami bukan mencari harta, dan kaya kami hanya mencari sesuap nasi,”punggung yang indah basaok ( tertutup) kata salah seorang pedagang, Afrizal.

Dalam aksinya, pedagang sampai berlutut memohon pembangunan awning tetap dijalankan demi kemajuan Kota Bukittinggi.

Afrizal mempertanyakan kenapa ada sebagian anggota DPRD yang menyatakan penolakan tentang rencana awning yang sebelumnya sudah disetujui dalam rapat perencanaan sebelumnya.

“Kami anggap itu mengkhianati kami, kenapa bapak hanya membela pedagang kaya, sudah terlalu dalam penderitaan kami, jika dihitung, kamilah yang lebih banyak sebagai warga Kota Bukittinggi, kami mendukung program pemerintah,” kata nya.
Lebih lanjut dikatakan lagi kalau Bapak bapak tidak berpihak kepada orang kecil kami berjanji bekal tidak akan memilih Bapak bapak ini lagi terangnya, ” Ilham.

Menurutnya, gagasan pemerintah sudah sangat baik dengan memihak pedagang kecil melalui terobosan pembangunan awning.
Aksi ini diterima langsung oleh beberapa anggota DPRD termasuk Ketua Benny Yusrial yang melanjutkan dalam proses audiensi.

“Kami tegaskan, kegiatan pembangunan awning di Jalan Minangkabau sudah sah di APBD, tidak ada lagi sikap mendukung atau menolak karena sudah legal dan keputusan selanjutnya ada di pemerintah daerah Bukittinggi,” kata Benny.
Ia meminta tidak ada jarak yang memisahkan sesama warga Kota Bukittinggi meskipun ada pihak yang pro dan kontra dalam kebijakan yang diambil Pemkot Bukittinggi.

Anggota DPRD dari fraksi PPP, Dedi Fatria menegaskan pihaknya berada di posisi netral dan objektif dalam menilai dan memutuskan rencana pembangunan awning.

“Karena kami sayang ke pedagang, kami tidak ingin adanya ketidakharmonisan antara pedagang nantinya, untuk diketahui sebagian besar Ruko Jalan Minangkabau berstatus hak milik, wajar adanya penolakan karena belum adanya kesepakatan dengan Pemkot, perlu juga ditimbang pendapat tokoh adat di sini, jangan dikesampingkan,” kata Dedi. ( zlk). *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.