Senin, Juni 24, 2024

Kepala Dinas Pendidikan Pulang Pisau Sri Putri Pratiwi Perkuat Sosialisasi Bahaya Judi Online di Sekolah

More articles

Pulang Pulang,metrotalenta.online–Kepala Dinas Pendidikan Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi, maraknya judi online di Indonesia sudah menjadi ancaman untuk para generasi muda, sehingga harus ada tindakan untuk memperkuat kembali sosialisasi di sekolah oleh tenaga pendidik. Dorongan ini dilakukan agar para peserta didik tidak sampai terjerumus karena salahnya dalam memanfaatkan gadget atau smartphone.saat di wancara di ruang kerja,kabupaten pulang pisau.kalimantan tengah,28/05/2024

“Dengan perkembangan jaman seperti sekarang ini kita juga tidak bisa menahan dan menghindarinya, namun peran dari tenaga pendidik saat di sekolah harus tetap tegas dalam mensosialisasikan bahayanya judi online. Selain itu juga bermain game-game online secara berlebihan hingga lupa waktu belajar saat diluar jam sekolah, “ujarnya

Dijelaskan kepala dinas pendidikan, Putri, pemantauan dan sosialisasi ini harus terus dilakukan secara masif dalam menyampaikan kondisi yang tengah kita hadapi diluar dilingkungan sekolah. Isu-isu seperti maraknya judi online ataupun masalah lainnya jangan sampai dibiakan sehingga apabila diketemukan sesuatu yang sangat urgen bisa segera teratasi dengan menerapkan kembali metode yang tepat untuk peserta didik.

“Peserta didik harus tetap diarahkan agar bisa memanfaatkan kemajuan teknologi gadget untuk hal-hal yang positif guna membantu dalam proses kegiatan belajar. Seperti bisa mengakses buku-buku bacaan secara online serta mencari referensi saat mengerjakan tugas, “ujar Putri

Akan tetapi ujar Putri, peran dari orang tua dirumah juga harus tetap melakukan pengawasan terhadap anaknya, agar tidak terus menerus bermain gadget. Bentuk kerjasama ini harus dilakukan, karena tenaga pendidik hanya bisa memberikan pengawasan saat di sekolah dan itu menjadi tanggung jawabnya.

“Saya meyakini, para tenaga pendidik bisa terus melakukan imbauan agar anak didiknya tidak salah memanfaatkan kemajuan tekhnologi ini, karena gadget sudah menjadi sarana pendukung sarana kelangsungan belajar mengajar.

Hanya saja nantinya, lanjut dikatakan Putri Pratiwi, seperti apa dari pihak sekolah bisa bekerjasama dengan para orang tua murid untuk memberikan pemantauan dan sosialisasi. Upaya ini agar peserta didik bisa lebih paham efek-efek buruk terhadap gajet yang salah digunakan, “tutunya
(SAPRUDIN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

iklan

iklan

Latest